oleh

Masjid Baiturrahman Sudah Terbiasa dengan Protokol Kesehatan

Kabarmadura.id/Pamekasan-Selasa (4/8/2020) pukul 11.32 WIB, azan berkumandang dari tua Masjid Baiturrahman di Desa Teja Timur, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan. Azan tersebut sebagai tanda waktu masuk salat Zuhur.

Di dalam masjid, beberapa jamaah sudah siap untuk salat berjamaah. Serta, secara bergantian, sejumlah jamaah juga mulai berdatangan untuk salat Zuhur bersama di masjid tersebut.

Tidak sedikit, jamaah di Masjid Baiturrahman itu masih menggunakan masker. Namun, sebagai jamaah juga tetap tidak menggunakan masker. Pengurus takmir masjid itu juga tidak menyediakan sejadah. Tapi, jamaah yang membawanya dari rumah masing-masing.

Di samping itu, usai ikamah dibacakan, jamaah mulai menempati saf terdepan. Tapi, mereka tetap memberikan jarak sedikit sekitar setengah meter.

“Memang banyak jamaah yang masih terbiasa untuk menetapkan protokol kesehatan di masjid ini. Meskipun, ada juga masjid yang sudah tidak memperhatikannya. Di sini, ada juga yang tidak pakai masker,” ujar tokoh masyarakat setempat Zainal Arifin kepada Kabar Madura.

Fasilitas lain yang tersedia di masjid tersebut, yakni tempat cuci tangan dari bantuan pemerintah, yakni berupa tandon berwarna ungu. Tandon tersebut berada tepat di depan masjid.

Di samping soal protokol kesehatan, masjid tersebut terlihat megah terutama saat memasuki ruas masjid. Sebab, di daerah luar, terurama masjid masih belum selesai dalam tahap pembangumam.

Di dalamnya, pengurus takmir masjid juga melengkapi dua buah air conditioning (ac) sebagai pendingin ruangan. Pintunya dari kayu ukiran yang cara bukanya didorong ke samping.

Selain itu, di dalam masjid terutama pojok timur daya, menjadi tempat salat bagi jamaah perempuan. Daerah tersebut diberi penghadang tirai bagian samping dan depan.

“Memang banyak yang mengatakan, nyaman salat di sini. Soalnya tidak langasung di pinggir jalan, tidak terlalu bising dan fasilitasnya bagus,” pungkasnya. (idy/nam)

Komentar

News Feed