Masjid Darussalam, Leburkan Ibadah dalam Penghayatan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ SYAHID MUJTAHIDY) PENUH KHIDMAT: Masjid Darussalam di Desa Pangarang, Kecamatan Kota, Sumenep tampak dari depan di malam hari.

Kabarmadura.id/Sumenep-Rabu (6/5/2020) malam, lebih tepatnya beberapa menit jelang pukul 20.00 WIB, Salat Tarawih dan Witir berjamah di Masjid Darussalam, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota, Sumenep, baru selesai.

Padahal, di masjid tersebut hanya mengambil empat salam atau delapan rakaat, namun memakan waktu yang panjang untuk menyelesaikannya.

Bacaan Lainnya

Hal itu tidak terlepas imam masjid menggunakan surah-surah panjang seperti Ar-Rahman di setiap rakaat. Serta, mereka membaca secara tartil dan merdu kedengarannya.

Langkah tersebut, kata tokoh masyarakat setempat Moh. Ibnu, memang dilakukan setiap malam di Bulan Ramadan ini, namun jamaah tetap ramai.

“Kami yang hadir di sini tidak terburu-buru. Jadi, lebih menghayati dari setiap bacaan di salat. Memang surah yang diambil sedikit panjang dan dibaca sembari menghayati. Kami sebagai jamaah juga ikut menikmati salat tarawih di sini,” ucapnya  kepada Kabar Madura di teras masjid, setelah menunaikan salat Tarawih.

Di tengah wabah Covid-19 ini, Ibnu menyampaikan, mayoritas jamaah di masjid tersebut, baik dewasa maupun anak-anak menggunakan masker. Serta, mencuci tangan yang sudah disediakan guna menghindari penyebaran Covid-19.

“Iya, lihat, tidak ada yang tidak menggunakan masker kan? Karena semua rata-rata yang datang ke sini sudah tertib menggunakan masker, mungkin hanya ada satu-dua orang yang tidak bermasker. Mereka juga mencuci tangan sebelum masuk ke masjid ini,” sambungnya.

Selain itu, di Bulan Ramadan ini, terdapat etalase di depan masjid yang bertuliskan ‘Nasi Gratis’. Dilanjutkan dengan tulisan ‘Siapapun Boleh Mengambil, Siapapun Boleh mengisi’.

Seperti yang diceritakan pria berusia 45 tahun itu, setiap sore etalase tersebut bakal berisi nasi bungkus yang beraneka macam bungkusnya. Sebab, tidak hanya satu orang yang mengisi etalase tersebut.

Di samping itu, Takmir Masjid Darussalam juga menyediakan es teh dan minuman mineral yang berada di dalam kulkas masjis. Jamaah masjid bisa berbuka puasa sembari salat Magrib berjamaah.

“Jadi, kalau sore banyak juga yang berbuka puasa di sini. Ada es juga yang bisa melepas dahaga atau air mineral di kulkas itu. Kadang setelah salat tarawih yang haus juga mengambil di sana,” tutupnya. (idy/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *