Masuk Level 3 Perpanjangan PPKM, Disdikbud Pamekasan Terapkan PTM 50 Persen

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF ) PENDIDIKAN: Karena masih level 3, Disdikbud Pamekasan menerapkan PTM 50 persen.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan belum berani menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 pada tahun 2022. Sebab, saat ini masih berada pada level 3 pada perpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Kebijakan itu sesuai dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 2 Tahun 2022 Coronavirus Disease (Covid) Wilayah Jawa dan Bali.

Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini melalui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Ach. Rifa’i mengatakan, untuk proses PTM di sekolah sudah masuk seperti biasanya, namun untuk kepesertaannya hanya mencakup 50 persen dari total siswa yang ada.

“Untuk pelaksanaan PTM tetap 50 persen yang mengikuti pelajaran, baru jika sudah level 1 dan 2 berubah, untuk menjaga protokol kesehatan yang ketat,”paparnya, Selasa (4/1/2021).

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut Rifa’i menjelaskan, untuk mekanisme dari proses PTM dari semua lembaga pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama (SMP) sesuai dengan kebijakan dari masing-masing sekolah. Sebab, ketersediaan ruang kelas menjadi salah satu petimbangan yang signifikan, namun yang ditekannya adalah mematuhi protkes.

“Untuk penerapan PTM di sekolah ada yang di bagi waktunya, ada juga yang dibagi harinya, mungkin masuk ganjil genap, atau gantian per harinya, jadi itu yang selama ini dilakukan oleh sekolah, karena kalau pas masuk secara keseluruhan saprasnya yang kurang terpenuhi,” ulasnya.

Ditambahkannya, berdasar pengalaman tahun 2021 tidak satu pun ada siswa yang terkonfirmasi Covid-19, sehingga pihaknya optimis pada tahun ini bisa terbebas dari Covid-19, dengan syarat para orang tua dan siswa tetap ikuti protkes.

“Jadi protkes dan kesiapan sekolah rata-rata sudah siap semua, cuma kadangkala ditemukan siswa yang tidak memakai masker, kami sering turun ke sekolah untuk memantau, namun sudah diberikan arahan kepada guru untuk tetap memakai masker,” ungkapnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.