Masuki Kemarau, Anggaran Penanganan Kekeringan Tidak Jelas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) Masuki Kemarau, Anggaran Penanganan Kekeringan Tidak Jelas

Kabarmadura.id/Sumenep-Anggaran penanganan kekeringan saat ini masih belum ada kejelasan. Padahal, sudah mendekati musim kemarau yang tentunya berpotensi untuk adanya kekeringan.

Kepala Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Rahman Readi mengatakan, anggaran khusus penanganan kekeringan saat ini tidak ada kejelasan.

Bacaan Lainnya

“Anggaran khusus kekeringan saat ini tidak ada. Tetapi, akan segera diupayakan supaya mendapatkan dari anggaran yang tidak terduga,” katanya, Senin (13/7/2020).

Dia mengatakan, jika berkaca pada tahun sebelumnya, anggaran yang disediakan senilai Rp80 juta.

“Ya, saat ini sdang diusahakan walaupun anggaran masih belum jelas. Entah diambilkan dari angggaran tak terduga dan lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, belum tersedianya anggaran penanganan kekeringan terjadi karena anggaran banyak tersedot untuk penanganan Covid-19. Untuk itu, bukan tidak mungkin anggaran penanganan kekeringan berkurang dari tahun sebelumnya.

“Mungkin kalu ada hanya senilai Rp50 Juta,” paparnya.

Adapun bentuk penanganan kekeringan yang akan dilakukan adalah pengeboran sumber air baru atau memberikan bantuan air langsung ke daerah kekeringan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumenep Abdul Hamid Ali Munir mengatakan, kekeringan di musim kemarau biasanya terjadi di Desa Montorna dan Desa Prancaj setiap tahun. Ia berharap, pemkab mempunyai dana untuk bantuan dan dapat dipergunakan untuk masyarakat yang mengalami bencana kekeringan.

“Anggaran kekeringan sangat penting di tahun 2020. Semoga ada anggaran mengenai kekeringan,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *