Matangkan Pelaksanaan PTM, Pemkab Pamekasan Gelar Evaluasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) SIGAP; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar evaluasi pembelajaran tatap muka (PTM), untuk  perbaikan penyelenggaraan pendidikan di new normal.

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melakukan rapat koordinasi evaluasi terhadap penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM). Hal itu sesuai dengan surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri.

Kondisi penyelenggaraannya sejauh ini, berjalan normal dan lancar. Sehingga hal itu menjadi catatan penting, untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) pada masa mewabahnya Covid-19.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu Hotel di daerah dengan slogan Gerbang Salam itu, dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Totok Hartono dan dihadiri perwakilan Kajari, Dandim, Kapolres, Kadisdik, serta jajaran Disdik dan Korwil lembaga pendidikan se-Pamekasan.

Sekda Pamekasan, Totok Hartono, mengatakan, evaluasi yang dilakukan merupakan turunan SKB Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kemendagri dan Kemenag.

Sehingga pelaksanaan sudah mempunyai aturan yang jelas untuk proses kelancaran pembelajaran di setiap sekolah.

“Sejak dilakukan per 23 September kemarin, pelaksanaannya berjalan dengan lancar, dalam arti jika dilihat dari protokol Covid-19 sudah cukup bagus,” ungkapnya, Rabu (11/11/2020).

Menurutnya, pendampingan pemerintah terhadap PTM di masa Covid-19 sangatlah penting, untuk menjamin keberlangsungan pendidikan di daerah. Harapannya, pelaksanaan PTM bisa terus berjalan dengan lancar dan sukses.

“Kalau kami lihat dari plus dan minusnya, pendidikan di rumah dibandingkan PTM, sangat berbeda. Ketika belajar di rumah banyak sekali kendalanya. Positif, negatifnya, karena tinjauan kami kesehatan, maka ini tidak bisa ditawar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadisdik Pamekasan, Akhmad Zaini mengatakan, secara teknis dalam pelaksanaan PTM yang saat masih menggunakan kebijakan new normal pendidikan.

Dalam penerapan protokol Covid-19 sangat ditekankan. Sebab untuk menekan adanya penyebaran Covid-19 di lingkungan pendidikan. “Evaluasi ini sangat penting untuk dijadikan dasar petimbangan bagi kami, tentunya untuk mendapatkan masukan dan arahan,” pungkasnya. (rul/ito/*)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *