Mayoritas PR di Pamekasan Tidak Kantongi IUI

Uncategorized109 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Mayoritas perusahaan rokok (PR) di Pamekasan belum memiliki izin usaha industri (IUI). Dari 204 PR yang terdaftar di online single submission (OSS) hanya 66 PR yang mengantongi IUI. Sedangkan sisanya, 138 PR tidak mengantongi IUI. Hal tersebut diungkapkan Pembina Industri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Abd. Nahrul Anwar, Kamis (13/4/2023).

Menurutnya, salah satu kendala banyaknya PR yang tidak mengantongi IUI lantaran tidak cepat melengkapi berbagai persyaratan yang dibutuhkan. Sedangkan penerbitan IUI membutuhkan waktu yang cukup lama. IUI 66 PR diperoleh dalam kurun waktu dua tahun. Pada tahun 2022 terbit 32 IUI PR, sedangkan tahun ini  34 IUI PR.

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

“Kalau pemohon cepat mengisi berbagai persyaratan, maka akan cepat keluar IUI-nya,” ujarnya kepada Kabar Madura.

Baca Juga:  Diperiksa KPK di Kediri, Wabup Fattah Jasin: Saya sebagai Saksi atas Terdakwa!

Pihaknya menuturkan, terdapat dua cara PR untuk mengurus IUI. Pertama, PR bisa datang langsung ke instansinya dan sebaliknya, petugas dari instansinya bisa mendatangi lokasi PR.  Tujuannya;, untuk memberikan pendampingan mengenai teknis berkaitan dengan kelengkapan administrasi yang perlu dilengkapi.

“Dalam pengurusan IUI harus memiliki account SIINas (Sistem Informasi Industri Nasional),” tuturnya.

Dijelaskan, dari sejumlah PR yang memiliki izin di OSS itu saat ini sedang dilakukan pendampingan. Sedikitnya, masih ada sekitar 10 PR, sisanya belum diketahui, apakah akan melanjutkan perizinan usahanya. Sebab belum ada konfirmasi lebih lanjut dari para pengusaha rokok. “PR harus memiliki surat keputusan pengecualian di kawasan dan verifikasi teknis di lapangan yang merupakan kewenangan pemkab setelah itu baru keluar IUI,” jelasnya.

Baca Juga:  Dinding Warga Retak akibat Aktivitas Proyek Perumahan Kiwingandira Residence

Diakuinya, untuk bisa menegdarkan PR, tidak cukup hanya memiliki IUI. Tetapi harus memiliki izin  dan mendapatkan nomor pokok pengusaha barang kena cukai (NPPBKC). “Kalau kami pendampingan secara teknis selalu siap, tinggal pengusaha bikin surat pendampingan,” tegas pria yang akrab disapa pak Pri.

Data PR di Pamekasan

  • Kantongi IUI
    • 66 PR
  • Belum kantongi IUI
    • 138 PR
  • Jumlah total
    • 204 PR terdaftar di OSS

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *