Mayoritas SMA/SMK Gagal Capai Pagu PPDB

  • Whatsapp
PENDAFTAR: Salah satu calon siswa mendaftar ulang di kantor SMA Negeri 2 Pamekasan di Jalan Jokotole Nomor 234, Barurambat Timur, Pademawu, Pamekasan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK melalui jalur online, telah berakhir pada 21 Juni 2019 lalu. Namun hasilnya, mayoritas sekolah gagal memenuhi kuota yang telah ditentukan.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Pamekasan Slamet Goestiantoko menegaskan, seluruh SMA/SMK negeri di Pamekasan, tidak mampu memenuhi pagu dari kuota 90 persen zonasi.

Dari 16 SMK/SMA negeri, hanya satu yang mencapai pagu. yakni SMA Negeri 2 Pamekasan. Total kuota siswa yang tidak terpenuhi di seluruh SMA dan SMK di Pamekasan adalah sebanyak 1.856 siswa dari kuota sebanyak 4.309 kursi, yakni hanya terpenuhi 2.453 siswa atau sekitar 56,93 persen.

Rinciannya, kuota yang dipenuhi untuk SMA berjumlah 1.459 siswa dari kuota sebanyak 2.101 kursi, sehingga kuota yang tidak digunakan sebanyak 642 kursi. Sementara untuk SMK, yang dipenuhi sebanyak 994 siswa dari kuota sebanyak 1.214 kursi, kuota yang tidak terisi sebanyak 875 kursi.

Kuota jalur zonasi 90 persen dari total keseluruhan pagu itu di antaranya, 20 persen kuota keluarga tidak mampu, 50 persen bagi siswa yang berdomisili di area zona sekolah dan 20 persen berdasarkan prestasi akademis dari nilai hasil ujian nasional.

Kuota berikutnya adalah, jalur prestasi 5 persen dari pagu sekolah, terdiri dari 3 persen prestasi lomba akademik/non akademik dan 2 persen prestasi nilai ujian nasional. Kemudian kuota jalur perpindahan tugas orang tua 5 persen dari pagu sekolah.

Selanjutnya, pagu untuk sekolah penyelenggara pendidikan inklusif maksimal 3 (tiga) kursi pada setiap rombongan belajar atau sesuai dengan tingkat kesulitan peserta didik, terakhir adalahpagu calon peserta didik baru paling banyak 36 peserta didik dalam 1 (satu) rombel.

Jumlah rombongan belajar dalam satuan pendidikan ditentukan sesuai dengan kapasitas sarana prasarana sekolah secara proporsional serta sesuai perundangan yang berlaku.

Untuk PPDB offline, adalah untuk pendaftar dari jalur jalur prestasi, jalur perpindahan tugas, jalur inklusif dan jalur keluarga tidak mampu. Sementara untuk PPDB online, adalah pendaftar dari jalur zonasi atau reguler.

“Saat ini masih proses daftar ulang, tinggal menunggu masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS),” katanya, Selasa (25/6).

Kendati setiap tahun gagal capai pagu, Slamet menjelaskan, sekolah yang tidak memenuhinya selalu berbeda. Pada tahun 2018 lalu, SMAN 1 dan SMAN 3 Pamekasan yang memenuhi pagu, namun di tahun 2019 ini, SMAN 2 Pamekasan yang memenuhi pagu. Namun menurutnya, kejadian semacam itu dialami seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Kami akan selalu mengevaluasi penyebab dari tidak terpenuhinya pagu tersebut. Entah apa dari sistem zonasinya atau bagaimana,” paparnya. (km45/waw)

Data PPDB Online SMA/SMK Pamekasan

NO NAMA SEKOLAH KUOTA HASIL KEKURANGAN PERSENTASE
1 SMA NEGERI 1 GALIS 240 160 80 66,67
2 SMA NEGERI 1 PADEMAWU 201 112 89 55,72
3 SMA NEGERI 1 PAKONG 144 52 92 36,11
4 SMA NEGERI 1 PAMEKASAN 304 277 27 91,12
5 SMA NEGERI 1 WARU 139 110 29 79,14
6 SMA NEGERI 2 PAMEKASAN 319 360 -41 112,85
7 SMA NEGERI 3 PAMEKASAN 287 214 73 74,56
8 SMA NEGERI 4 PAMEKASAN 278 110 168 39,57
9 SMA NEGERI 5 PAMEKASAN 189 64 125 33,86
10 SMK NEGERI 1 PAMEKASAN 468 120 348 25,64
11 SMK NEGERI PAKONG 216 103 113 47,69
12 SMK NEGERI 1 PASEAN 216 38 178 17,59
13 SMK NEGERI 1 PROPPO 288 70 218 24,31
14 SMK NEGERI 1 TLANAKAN 180 117 63 65,00
15 SMK NEGERI 2 PAMEKASAN 414 214 200 51,69
16 SMK NEGERI 3 PAMEKASAN 426 332 94 77,93
  HASIL 4309 2453 1856  
  PRESENTASE   56,93    

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *