oleh

Mekanisme Sertifikasi Profesi Perajin Batik Belum Jelas

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui perajin batik tulis rupanya belum menemukan kejelasan. Terutama mengenai mekanisme sertifikasi profesi perajin batik.

Pasalnya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat belum mengetahui secara pasti mengenai mekanisme perealiasasiannya. Salah satu alasanya, masih menunggu petunjuk bupati Pamekasan.

Kepala Seksi (Kasi) Bina Industri Kecil Menengah (IKM) Disperindag Pamekasan, Raihan mengaku belum ada petunjuk Bupati terkait teknis mendapatkan sertifikasi bagi perajin batik tulis di daerah.  “Belum ada informasi dari bupati terkait sertifikasi profesi bagi pembatik,” ujarnya, Senin (8/4).

Menurutnya, ada sekitar 6.240  perajin batik yang  memungkinkan memperoleh sertifikasi batik di daerah. Hanya saja, pihaknya belum mengetahui secara pasti mengenai mekanisme untuk mendapatkan sertifikasi dan profesi tersebut.

“Mungkin saja pemkab koordinasinya dengan pihak Badan Kreatif Republik Indonsia (Bekraf RI). Tanpa mlalui koordinasi dengan OPD kami, itu tidak masalah,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Apik merespon baik rencana pemkab untuk mengangkat derajat ekonomi perajin batik tulis di daerah. Hanya saja, pihaknya mendesak agar pemkab juga mampu memperjelas mekanisme atau cara perajin batik memperoleh sertifikasi profesi tersebut.

“Itu rencana bagus, tapi harus disesuaikan dengan kemampuan para perajin batik tersebut. Yang jelas saya tidak tahu apakah ada perbupnya atau tidak,” responnya.

Untuk diketahui, sertifikasi perajin batik tulis ini merupakan program inisiasi pemerintah dalam rangka meningkatkan promosi dan kesejahteraan perekonomian perajin batik di daerah. Melalui kerjasama dengan Bekraf RI, peningkatan ekonomi perajin batik diharapkan bisa tercapai.

“Khususnya untuk menjamin keberlangsungan profesi batik tulis di daerah,” ucap Pamekasan, Badrut Tamam ketika memberikan sambutan di Hotel Front One. (km47/pai)

Komentar

News Feed