oleh

Melihat Dedikasi Serka Dedi Suprapto, Melebur Bersama Pemuda Demi Kondusifitas

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Sepuluh tahun mengabdi sebagai Babhinsa di Koramil Kota Pamekasan, sumber daya manusia (SDM) di daerah kota yang didominasi oleh para pemuda menjadi tantangan tersendiri bagi Serka Dedi Suprapto.

ALI WAFA, PAMEKASAN

Bapak dua anak itu telah mengabdi sebagai Babhinsa mulai 2010 lalu. Sepuluh tahun dirinya mengabdi menjaga kondusifitas daerah perkotaan. Baginya berada di Kota Pamekasan tidak semudah menjadi Babhinsa di daerah lain.

Wilayah kota didominasi oleh masyarakat yang memiliki pendidikan di atas rata-rata, terutama pemuda yang cenderung kritis dan produktif. Menurutnya, SDM yang seperti itu memiliki potensi besar untuk membangun kota Pamekasan yang maju.

Namun jika salah dalam merangkul, orang-orang berpendidikan dan kritis justru akan menjadi bumerang dan mengancam kondusifitas daerah perkotaan di Kabupaten Pamekasan. Karenanya, pria kelahiran tahun 1975 itu harus merangkul para pemuda untuk bersinergi membangun daerah kota.

Untuk merangkulnya, Dedi harus melebur bersama mereka dan beradaptasi sebaik mungkin. Dia harus melakukan komunikasi persuasif yang intens dengan para warga terutama kalangan pemuda. Demi memastikan para pemuda berada di jalur yang tepat dan produktivitasnya terjaga.

Sebelum mengabdi sebagai Babhinsa, dirinya pernah diamanahkan untuk bertugas di wilayah perbatasan Indonesia di Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sanalah dia menjaga kedaulatan bangsa, dan memastikan bahwa Indonesia masih memiliki kesatuan yang solid tanpa gangguan pihak luar.

Tidak hanya itu, dirinya pernah bertugas sebagai tim satgas penanggulangan bencana di wilayah Aceh saat tragedi tsunami Aceh. Saat itu dia bertugas demi menyelamatkan banyak nyawa dan menjamin keselamatan warga setempat dari bencana tsunami susulan.

Belajar dari pengalaman yang begitu berharga itu, dirinya memiliki bekal dalam mengayomi dan membangun lingkungan yang kondusif dan menciptakan lingkungan yang produktif.

 

“Saya lebih mengedepankan emosional, jadi asal dengan komunikasi yang baik, semua pasti akan teratasi,” ujarnya. (pin)

Komentar

News Feed