Membentuk Loyalitas Pendidikan, Disdikbud Pamekasan Laksanakan In Service Training 1 Calon Kasek

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TINGKATKAN KUALITAS: 115 orang ikuti in service training 1 diklat calon kasek, demi terpenuhinya kekosongan kasek di jenjang pendidikan SD dan SMP.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Penyiapan sumber daya manusia (SDM) kepala sekolah  (kasek) yang memiliki loyalitas untuk dunia pendidikan, terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan.

Salah satu bentuk upaya itu adalah dengan dilakukannya  in service training 1 pendidikan dan pelatihan (diklat) 115 calon kasek. Kegiatan yang digelar di Hotel Odaita Pamekasan itu dikerjasamakan dengan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Profesi (LP3) Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Bacaan Lainnya

Kepala Disdikbud Pamekasan Akhmad Zaini melalui Kepala Bidang Penilaian Ketenagaan Pendidikan Halidi menyampaikan, semakin loyalnya para calon kasek terhadap dunia pendidikan, menjadi prioritas utama yang diinginkan dalam pelaksanaan diklat yang berlangsung selama 20 hingga 24 Oktober 2021 tersebut.

Terlebih, mereka akan segera mengisi kekosongan jabatan kasek di jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang pejabatnya sudah purna tugas.

“Program dari (Kemendikbud, red) pusat ini sudah terstandar, kami tinggal menjalani, selanjutnya menunggu hasilnya, mudah-mudahan 115 peserta calon kasek bisa menyelesaikan diklat ini dengan baik, sehingga di akhir tahun 2021 tidak ada lagi kekosongan kepala sekolah,” paparnya, Rabu (20/10/2021).

Diklat tersebut juga sebagai pemantapan dari adanya peningkatan kompetensi calon kasek.  Harapannya, setelah sudah diberikan amanah sebagai kasek, bisa bertanggung jawab penuh terhadap berbagai tugasnya.

“115 calon kasek diharapkan memiliki kompetensi baik dari aspek manajerial maupun teknis pembelajaran, serta semangat yang tinggi, demi kemajuan pendidikan,” imbuh Halidi.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Diklat LP3 Unesa Dr. Karwanto menyampaikan, penyiapan SDM kasek melalui 4 tahapan,antara lain seleksi administrasi, verifikasi dan validasi dengan sistem informasi manajemen tenaga kependidikan Kemendikbud (Sim Tendik) dan diklat calon kepala sekolah.

Sedangkan diklat calon kepala sekolah juga terbagi dengan 4 tahapan, yakni on job training 1, in service training 1, on job training dua dan on job training 2 yang akan dilakukan dengan cara gelar karya oleh peserta.

“Tujuannya, diharapkan peserta bisa menganalisis pengelolaan sekolah dalam upaya menyelesaikan permasalahan pembelajaran, termasuk menyusun rencana tindak lanjut dari diklat calon kepala sekolah,” jelas Halidi kepada Kabar Madura usai pembukaan kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan yang ketat tersebut.

 

Ditegaskannya, agenda tersebut merupakan rekomendasi dari Lembaga Pengembangan Pembelajaran Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (LP2KS) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud Riset dan Teknologi kepada LP3 Unesa atas kerja sama dengan Disdikbud Pamekasan.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *