oleh

Mempelajari Benda Langit Dengan Menyenangkan

Peresensi         : Ratnani Latifah. Penulis dan penikmat buku asal Jepara

Di era pandemi saat ini proses belajar- mengajar dilaukan secara daring. Jika dilihat dari satu sisi, sebenarnya cara belajar-mengajar itu cukup menyenangkan. Karena baik siswa atau guru hanya perlu menghadap leptop atau handphone, tanpa perlu ke luar rumah. Pembelajaran jadi terasa santai. Karena selama proses belajar berlangsung kita bisa melakukan apa saja—misal makan, minum, bermain-main dan banyak lagi.

Hal itu tentu saja sangat berbeda jika proses belajar-mengajar dilakukan di sekolah. Kita dintuntut untuk mematuhi peraturan yang ada. Jika tidak maka kita harus siap dengan konsekuensi yang ada. Akan tetapi jika proses belajar-mengajar ini dilakukan terus menerus tanpa jeda, kegiatan belajar-mengajar  tersebut, pada akhirnya akan membosankan. Apalagi bagi anak-anak sekolah dasar. Mengingat pada usia tersebut, kegiatan belajar lebih menyenangkan itu jika dilakukan dengan beragam cara yang kreatif, sehingga tidak bersifat monoton.

Selain itu,  pembelajaran secara daring jika kita perharikan lebih saksama, juga akan berdampak pada kesehatan mata. Disadari atau tidak ketika kita terlalu sering berada di depan leptop atau gadget, maka hal itu bisa memicu mata lelah dan bahkan iritasi.  Oleh sebab itu, akan lebih baik, selain belajar secara daring, jika anak-anak diarahkan untuk belajar lewat media lain, seperti lewat buku.  Di mana pembelajaran ini sangat bermanfaat untuk membangun minat baca juga gerakan literasi sejak dini.

Apalagi saat ini banyak buku-buku menarik, yang sangat berpotensi untuk dikenalkan dan dibaca anak. Karena buku-buku yang ada selain memuat tentang ajaran nilai moral, saat ini pun banyak buku-buku pendukung untuk pembelajaran yang disusun dengan cara lebih menyenangkan dan menarik.

Di antaranya adalah buku terbaru Erlita Pratiwi “Seri Benda Langit Bercerita.” Di mana seri ini terdiri dari empat buku. Salah satunya adalah “Matahari”. Mengambil genre picture book, buku bertema sains ini, akan mengajak anak untuk belajar tata surya dengan cara yang menyenangkan.

Melalui buku ini penulis mencoba menjabarkan hal-hal yang berkaitan dengan matahari, lewat sudut pandang sang matahari itu sendiri. Didukung dengan gambar-gambar yang menarik dan berwarna, hemat saya hal itu akan sangat membantu anak dalam proses belajar—mengingat bentuk bola juga penjelasan yang ada. Di mana anak bisa membaca sambil membayangkan keadaan matahari saat itu juga. Keunggulan lainnya adalah bahasa di dalam buku ini, dibuat dengan gaya bahasa yang lebih sederhana dan mudah dipahami.

Jadi ketika membaca buku ini anak akan mengetahui bahwa matahari ternyata termasuk bintang. Karena ia bisa memancarkan cahaya sendiri. Matahari memiliki diameter 109 kali diameter bumi. Fakta yang tidak terduga, ternyata di angkasa, matahari terlihat berwarna putih, tetapi dilihat dari bumi, matahari terlihat berwarna kuning (hal 5).

Kira-kira apa penyebabnya? KIta bisa menemukan jawabannya lewat di dalam buku ini. Selain hal itu kita akan diajak untuk mempelajari lebih dalam tentang seluk-beluk tubuh matahari. Lalu alasan kenapa matahari itu panas dan bersinar hingga proses terjadinya malam hari. Kemudian tidak kalah menarik, di sini pun akan diulas tentang gerhana matahari.

Secara keseluruhan buku ini sangat pas dibaca bagi anak-anak sekolah dasar, sebagai pendamping dalam mempelajari ilmu pengetahuan alam. Dilengkapi dengan kamus kecil, yang memuat kata-kata sulit dipahami, saya pikir itu akan membantu anak dalam mengenal kosakata baru sambil memahami maksudnya. Buku ini sangat baik jika dibaca dengan pendamping orangtua, agar bisa memberikan arahan dan menjelaskan hal-hal yang mungkin tidak dipahami anak. Selain Matahari, ada pula seri lainnya berupa; Bintang, Planet dan Bulan.Seri ini sangat bagus untuk dikoleksi.

Srobyong, 27 Agustus 2020

 

Judul               : Seri Benda Langit Bercerita; Matahari

Penulis             : Erlita Pratiwi

Ilustrator         : Chaterine Hay

Penerbit           : Tiga Ananda

Cetakan           : Pertama, Juni 2020

Tebal               : 32 halaman

ISBN               : 978-623-206-561-1

 

 Biodata Narasi

Cerpen dan resensinya pernah dimuat diberbagai media. Buku terbarunya, Terapi Hati; Agar Hati Sehat Tak Mudah Berkarat (Quanta, 2019), Ayo Belajar Mandiri (Elex Kidz, 2019), Be Quran Lovers (Genta Hidayah, 2019) dan Hijrah Asyik Muslim Mulenial (Quanta, 2019). Alumni Unisnu Jepara. Bisa dihubungi di akun FB Ratna Hana Matsura. Atau blog https://ratnanilatifah.blogspot.com

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed