Memprihatinkan, dari 8 Tersangka Kasus C3, Satu Orang Masih di Bawah Umur

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) RILIS: Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra didampingi Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sonbraja.

Kabarmadura.id/Bangkalan– Komplotan Curat, Curas dan Curanmor (C3) yang kembali beraksi di Bangkalan mulai diringkus oleh Polres Bangkalan. Setidaknya ada 8 orang pelaku yang berhasil diamankan. Satu di antaranya diketahui masih di bawah umur, yakni 16 tahun. Selain itu, 9 DPO masih dalam pengejaran petugas.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, dalam kasus ini terdapat satu kasus yang menonjol yakni tindak Curas di akses jalan menuju Jembatan Suramadu. Dalam kasus tersebut, pelaku menggunakan parang untuk melukai korbannya.

Bacaan Lainnya

Aksi tersebut dilakukan oleh AF (21) warga Kecamatan Tragah, Bangkalan serta dua rekannya MT (25) dan JP (29) tahun warga Kecamatan Labang, Bangkalan. Mulanya, ketiga pelaku terlibat kasus penggelapan, namun saat digeledah, ketiganya memiliki barang bukti dua buah kunci T dan beberapa anak kunci serta sebilah parang.

“Jadi, semula ketiganya kita periksa karena kasus penggelapan. Namun saat penggerebekan ditemukan barang bukti tindak kejahatan curas dan curanmor di lokasi persembunyiannya,” ungkapnya, Selasa (12/5/2020).

Saat ditangkap, ketiganya melakukan perlawanan sehingga polisi melakukan tindakan tegas terukur. Ketiganya dilumpuhkan saat kabur dari kejaran polisi.

“Sementara itu di 3 kasus lain, polisi mendapat 3 DPO yang terlibat. Tak hanya itu, satu pelaku kasus curas merupakan pelaku di bawah umur. Kasus pencurian yang di Tanah Merah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sonbraja menyampaikan, total ada 8 tersangka, di mana satu tersangka anak di bawah umur. Dari 8 pelaku yang terbagi dalam 4 kasus ini, ada 4 pelaku merupakan residivis yang baru bebas Desember lalu dan bukan melalui proses asimilasi.

“Yang dari asimilasi masih belum kami temukan,” terangnya.

Dari 8 pelaku dan 9 DPO, kata AKP Agus, di antaranya juga ada penadah. Dari penangkapan tersebut, ia mengamankan barang bukti 2 buah sepeda motor dan 1 parang. Kemudian ia juga mengamankan kunci T dan beberapa kunci sepeda motor juga plat nomor.

“9 DPO ini kasus curasnya 6 orang dan kasus curanmornya 3 orang,” tukasnya. (ina/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *