oleh

Meneladani Ketua PKK Bangkalan Zaenab Zuraidah Abdul Latif

Kabarmadura.id/Bangkalan-Menjadi seorang ibu rumah tangga dan istri seorang pimpinan nomor 1 di Bangkalan tidaklah mudah. Perempuan paruh baya yang menjadi bunda bagi anak-anak dan perempuan di Bangkalan ini sedang menitih karir dalam berbagai bidang organisasi bahkan tingkat popvinsi. Katanya, tidak egois dan selalu bahagialah yang menjadi mottonya menuju puncak kesuksesan itu.

FA’IN NADOFATUL M, BANGKALAN

Nama aslinya Zaenab Zuraidah. Saat memasuki pintu pendopo Bangkalan, senyum dan penuh keceriaan terpancar ruangan kerjanya. Dia mempersilakan dan menjamu jurnalis Kabar Madura di ruang kerjanya.

Awal berkenalan, senyum di bibirnya tak pernah dia tinggalkan. Sedikit demi sedikit sebelum bertanya jauh mengenal sosoknya. Ia menceritakan, perihal perjuangannya dalam mendampingi sang suami yakni Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron.

Menurutnya, tanpa restu sang suami dan keluarga, dia tak akan pernah bisa sejauh ini berada di dunia organisasi.

Selama menjadi bagian dari pemerintahan Bangkalan, khususnya menjadi ketua TP-PKK dan Dharma Wanita Bangkalan. Banyak hal yang ia lalui dan dengar ketika terjun ke masyarakat langsung. Di mana dia banyak bertemu dengan perempuan-perempuan yang tak seberuntung dirinya.

“Maka dari itu, saya selalu mensyukuri apa yang menjadi nikmat dan rezeki yang sudah diberikan oleh Allah,” katanya, Selasa, (21/4/2020).

Zaenab mengungkapkan, peran perempuan dalam ranah politik dan pemerintahan mulai dilihat dan diberikan porsinya untuk ikut memajukan perekonomian dan pembangunan di Bangkalan.

Meski sering kali, ia juga menjumpai pekerja buruh di Bangkalan yang hak-haknya masih belum bisa diberikan. Untuk itulah, saat ini ia aktif dalam giat pemenuhan hak-hak perempuan baik di dalam perusahaan maupun yang terlibat dalam instansi pemerintahan.

“Saat ini seperti menyediakan ruang laktasi untuk ibu menyesui, ruang merokok khusus. Itu sudah mencerminkan memberikan ruang pada perempuan meski hak-haknya belum sepenuhnya diberikan,” terangnya.

Perempuan yang mendapat penghargaan “Srikandi Abiwada” dari yayasan Penghargaan Indonesia (YPI) ini mengungkapkan, bahwa memang antara perempuan dan laki-laki tidaklah pernah setara.

Sebab menurutnya, daya berfikir perempuan berbeda dengan lelaki berbeda. Dalam hal apapun, perempuan di matanya tidak pernah setara dengan laki-laki.

Namun, jika peran perempuan-perempuan ini, daya berfikir dan daya kreatifnya melebihi lelaki di lingkungan itu akan menjadi lebih. Dan potensi-potensi perempuan seperti ini sudah banyak ia temukan di Bangkalan.

Hanya, karena tidak tereksposenya kelebihan perempuan di Bangkalan menjadi terlihat tidak setara dengan kaum lelaki. Bahkan dia menilai, kontribusi perempuan dalam politik pemerintahan sudah bersuara di parlemen maupun di pemerintahan.

Untuk menyiasati agar perempuan yang selalu dinilai tidak setara dengan lelaki, dia memberikan tips bahwa melalui karya atau potensi yang bisa diangkat ke dunia luar. Ia yakin bahwa perempuan-perempuan di Bangkalan akan menjadi setara dan juga unggul. Begitu juga dengan prestasi yang bisa diraih oleh perempuan, ia percaya perempuan akan jauh lebih bisa unggul dari lelaki.

“Untuk itu saya harap, perempuan-perempuan di Bangkalan menjadi perempuan yang cerdas, mandiri, berkarakter dan pintar. Yang terpenting jangan egois, tidak mengambil hak orang lain dan tetap bahagia,” tandasnya. (ina/waw)

PENGALAMAN ORGANISASI

Ketua TP. PKK Bangkalan periode 2018–2023, dilantik 10 Oktober 2018

Bunda PAUD Bangkalan periode 2018 – 2023

Ketua Forikan Bangkalan periode 2018–2023

Ketua Dekranasda  Bangkalan periode 2018 – 2023

Penasehat  DWP Bangkalan periode 2018 – 2023

Bunda GENRE Bangkalan

Ketua Harian DPP Perempuan  Tani HKTI Jawa Timur masa bakti 2019–2024

Ketua DPD  Fokan JATIM masa bakti 2020 – 2023

Ketua Sinergi Nawacita Indonesia, Madura masa bakti 2020–2022

Ketua Dewan Budaya Bangkalan

Dewan Kehormatan Fatayat Bangkalan periode 2019 – 2024

PRESTASI

  1. Mendapat KMT (Kanjeng Mas Tumenggung) sebagai Gelar Tokoh Budaya Wanita dari Kraton Surakarta di Sasan Wilapa Kraton Surakarta Hadiningrat Solo,    tgl. 1 April 2019
  2. Penghargaan “Srikandi Abiwada” dari yayasan Penghargaan Indonesia (YPI) di Denpasar Bali tanggal 3 Mei 2019.
  3. Sebagai Perempuan Inspirasi Indonesia Tahun 2019, dari IPEMI ( Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia),  Tgl. 2 Desember 2019.
  4. Juara Favorit Jawa Timur Lomba Fashion Batik Bordir Aksesoris Fair 2020, dalam rangka HUT Dekranasda ke 40, di Grand City Surabaya pada Tgl. 4 Maret 2020.

Komentar

News Feed