Menelisik Potret Usaha Kopiduro, Utamakan Kualitas Rasa dan Penyajian

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) POTENSIAL: Owner Kopiduro Lilik Yuliani terus melakukan inovasi untuk mengembangkan usahanya.

KABARMADURA.ID – Tidak semua pengusaha mengalami kelesuan ekonomi di saat wabah Covid-19. Semisal, yang terjadi pada owner Kopiduro Lilik Yuliani yang produknya justru semakin diminati oleh banyak warga. Produk yang dihasilkannya yaitu berupa kopi yang dicampur dengan berbagai macam rempah khas Madura.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

Pensiunan guru di salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Batumarmar itu mengaku sejak tahun 2008 terbiasa memproduksi kopi, namun hal itu hanya dikonsumsi secara pribadi dan orang terdekatnya. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak orang yang ingin membeli produknya tersebut.

Awalnya, ia hanya mengemas dengan plastik biasa dan dijual seadanya. Namun, sejak  mengikuti pelatihan kewirausahaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan pada tahun 2018, ia mulai bisa berinovasi. Mulai dari kemasan hingga sistem pemasaran. Ia juga mengaku tidak menyangka produk yang dijualnya meningkat 100 persen di tengah pandemi.

“Omzet saya sebelum pandemi berkisar Rp2 juta per bulan, namun saat pandemi, semakin meningkat menjadi sekitar Rp4 juta per bulan. Hal itu karena Kopiduro terbukti menambah stamina, sebab sebagian bahan bakunya dari rempah-rempah,” paparnya

Ibu satu orang anak itu menjelaskan, strategi yang dipakai untuk meningkatkan omzetnya yaitu menjaga kualitas produk dan intens melakukan promosi, baik kepada pembeli di Pamekasan, maupun di luar Pamekasan, seperti di Kota Batu, Kabupaten Blitar, dan sebagian daerah di Jawa Tengah.

“Intinya dalam berusaha jangan pantang menyerah, tetap berusaha, berikan produk yang terbaik kepada setiap konsumen,” pungkasnya.

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *