Menelisik Sosok Salman Alfarizi, Peserta MTQ asal Pademawu yang Optimis Raih Juara Pertama

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) OPTIMIS: Salman Alfarizi saat meraih juara II pada seleksi MTQ tingkat Pamekasan.

KABARMADURA.ID | Usianya masih relatif muda. Namun prestasinya di kejuaraan lomba tilawah sudah menggunung. Dia adalah Salman Alfarizi, salah satu andalan Pamekasan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Jawa Timur ke-29 (MTQ Jatim XXIX) cabang tilawah golongan remaja putra.

ALI WAFA, PADEMAWU

Bacaan Lainnya

Remaja kelahiran Desa Jarin, Kecamatan Pademawu pada 3 Agustus 1999 lalu itu merupakan seorang santri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bettet Pamekasan. Dia juga merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura.

Rasa cinta terhadap Al-Quran sudah tertanam sejak kecil. Sejak dia masih berada di bangku sekolah dasar (SD) sudah sering membaca ayat-ayat Al-Quran. Menjadi peserta MTQ Jatim XXIX kali ini bukan sesuatu yang instan baginya. Dia sudah malang melintang dalam kejuaraan tilawah. Di pesantren, dia juga konsentrasi di bidang pengembangan potensi tilawah.

Salman pernah menyabet juara 1 cabang lomba tilawah dalam Ajang Kreativitas Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) Pamekasan. Tidak hanya itu, dia juga pernah menyabet juara 1 dalam MTQ cabang lomba tilawah golongan remaja putra tingkat perguruan tinggi se-Madura.

“Tentu prosesnya panjang. Bukan tiba-tiba bisa langsung begini. Dan usahanya sangat keras,” ucap putra dari pasangan Sanarji dan Evi Sumiati itu.

Selain itu, sebelum mengikuti MTQ Jatim XXIX ini, dia juara II dalam mengikuti seleksi MTQ di Pamekasan. Atas seluruh rangkaian prestasinya itu, harapan besarnya dapat mengharumkan nama baik Bumi Gerbang Salam. Setidaknya, dia dapat membanggakan guru tilawahnya sejak SD.

Di sisi lain, dengan adanya penghargaan dari bupati Pamekasan berupa paket umroh bagi juara I di seluruh cabang lomba dan golongan, ia mengaku sangat berharap bisa mendapat reward tersebut.

“Semoga saja. Jika dapat dan bisa diwakilkan, saya ingin memberangkatkan umroh orangtua,” pungkasnya.

 

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *