oleh

Menengok Solidaritas Anggota Komunitas “SOAK” 

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Tidak banyak milenial menyukai kendaraan tua seperti Vespa. Seperti halnya beberapa milenial pecinta Vespa asal Kamal yang membentuk komunitas Scooter Oriented Area Kamal (SOAK). Komunitas tersebut merupakan wadah bagi pecinta vespa tua.

Kini komunitas tersebut mulai eksis di kalangan pelajar, mahasiswa, hingga lansia. Wakil Ketua SOAK Abdul Basir mengatakan, komunitasnya itu terbentuk tahun 2006 lalu. Basir menyampaikan semua anggotanya diwajibkan melengkapi Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Selain itu, ketika kegiatan touring, kami juga meminta semua anggota untuk melengkapi diri dengan helm dan perlengkapan aman lainnya untuk berkendara lainnya,” katanya, Minggu (28/3/2021).

Lanjut dia, saat ini ada 60 anggota aktif SOAK. Namun, total yang mendaftar sekitar 100 orang lebih. Di mana anggotanya ada yang dari pelajar hingga lansia berumur 50 tahun. “Tapi tidak aktif kegiatan touring, karena mungkin faktor kesehatan dan usia,” ujarnya.

Lelaki yang pernah menempuh pendidikan di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini menceritakan, solidaritas diterapkan setiap anggotanya. Bahkan, dia memiliki motto ‘satu vespa sejuta saudara’. Yang artinya, bahwa semua orang bersaudara dari Sabang hingga Merauke.

“Kami anggap Vespa adalah saudara. Jadi ketika ada teman Vespa yang kesulitan di jalan seperti mogok atau ban bocor, kami akan membantunya, walaupun tidak kenal, karena kami anggap mereka adalah saudara,” jelasnya.

Kata dia, komunitas pengguna Vespa tertua adalah Scooba yang berdiri pada tahun 1980-an, dan merupakan komunitas tertua se-Madura. Sedangkan, komunitasnya sendiri merupakan anak komunitas pengguna Vespa di Bangkalan yang berada di Kamal. Tetapi, anggotanya tidak diwajibkan harus berasal dari Kamal.

Basir menyampaikan, banyak kegiatan positif yang dilakukan selain touring. Semisal turut meramaikan karnaval dan teater. Selain itu, dia membeberkan bahwa komunitasnya juga mengadakan bakti sosial.

“Kami touring paling jauh ke Bali, kebetulan di sana ada even. Kalau perjalanan waktu itu kurang lebihnya satu minggu,” tandasnya. (ina/maf

Komentar

News Feed