oleh

Mengenal Ketua IMPAS Club IMI Jatim Sapto Wahyono

Dari Pakar Hukum hingga Bermimpi Jadikan Madura Rujukan Olahraga Nasional

Kabarmadura.id/Pamekasan-Meski tidak dilahirkan di Pulau Garam, namun mimpi hebat untuk menjadikan Madura sebagai rujukan olahraga nasional menjadi impian Sapto Wahyono setelah lama bergelut dalam dunia olahraga.

ALI WAFA, PAMEKASAN

Pria kelahiran Solo, Jawa Tengah itu melihat masyarakat Madura yang memiliki animo yang luar biasa terhadap olahraga, menjadi pelecut utama semangat Sapto Wahyono dalam mengembangkan dunia olahraga di Madura.

Bahkan, semangat Sapto (sapaan akrabnya) membuat dirinya memiliki impian menjadikan Madura sebagai rujukan olahraga tingkat nasional.

Selain menakhodai Ikatan Motor Pamekasan (IMPAS) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur, pria yang bermukim di Perumahan Nyalabu Indah itu juga aktif di dunia sepak bola. Bahkan, saat ini dia aktif sebagai local organizing committe (LOC) atau panitia pelaksana lokal yang bertanggung jawab dalam setiap laga Madura United.

Kecintaannya terhadap olahraga terbangun sejak lama. Bahkan saat masih kecil, dia sudah menggandrungi berbagai jenis olahraga di tempat kelahirannya. Namun yang membuat Madura berbeda dalam pandangannya, adalah animo masyarakat yang begitu besar terhadap olahraga. Tidak jarang, kesolidan dan kekompakan masyarakat Madura dalam olahraga membuatnya haru.

Tidak hanya di sepak bola, di olahraga balap motor pun dia juga melihat demikian. Hingga dia memiliki mimpi agar Madura menjadi rujukan olahraga di tingkat nasional. Dia yakin, dengan animo dan kesolidan masyarakat Madura impiannya bukan hal yang tidak mungkin.

“Tinggal bagaimana menyatukan spirit masyarakat Madura dengan pemerintah di seluruh kabupaten di Madura. Saya yakin kita pasti bisa,” ucapnya optimis, Minggu (12/7/2020).

Selain sebagai pecinta olahraga, dia juga dikenal sebagai pakar hukum. Tidak sedikit persoalan hukum yang mampu dia tuntaskan. Kemenangan di meja hijau juga tidak jarang dia dapatkan. Bahkan saat ini, dia masih aktif sebagai dosen di Fakultas Hukum Universitas Madura (Unira) Pamekasan.

Keilmuannya di dunia hukum mampu membawanya ke berbagai tempat strategis. Dia kerapkali menjadi kepercayaan orang penting dalam persoalan hukum. Bukan hanya tokoh regional, bagi sejumlah tokoh nasional namanya tidak asing didengar.

Saat ini, banyak disibukkan dengan persoalan hukum di Kabupaten Pamekasan. Terkahir yang menjadi fokus kajiannya yaitu mengenai interpelasi yang diajukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Pengetahuannya yang luas perihal ilmu hukum juga menjadikannya dipercaya sebagai tenaga ahli DPRD Pamekasan. Sebagai lembaga legislatif yang banyak bersentuhan dengan hukum dan aturan, tidak heran jika Sapto dibutuhkan DPRD.

Selain sebagai akademisi dan advokat, Sapto juga aktif di sejumlah kegiatan kebangsaan. Bahkan dia sangat semangat jika menyuarakan perihal kerukunan beragama. Pasalnya, Sapto juga aktif di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Dia aktif sebagai Sekretaris Jenderal FKUB Madura.

Namun demikian, meski memiliki banyak jabatan dan pengalaman, Sapto tetaplah Sapto. Dia masih saja dikenal sebagai orang yang ramah, santun dan mudah bergaul dengan siapapun. Semua orang dari kalangan manapun bisa dengan mudah mengenalinya bahkan akrab dengannya.

“Hidup itu hanya sekali, dan tidak bisa terulang kembali. Karenanya mari berlomba berbuat kebaikan kepada siapapun,” pungkasnya. (pin)

Komentar

News Feed