Mengenal Moh. Iqbal Fathoni, Legislator Sampang yang Konsisten Perjuangkan Bidang Kesehatan Sejak 2007

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) Moh. Iqbal Fathoni: Anggota Komisi IV DPRD Sampang 

KABARMADURA.ID | Kiprah pria satu ini di dunia aktivis tidak bisa diragukan lagi. Ia menekuni dunia pergerakan sejak kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Bahkan, sejak kembali ke kampung halamannya di Sampang, ia konsisten mengawal dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Dia adalah Mohammad Iqbal Fathoni.

FATHOR RAHMAN, SAMPANG

Pada tahun 2010, ia memilih pulang dan mendirikan Dewan Kesehatan Rakyat (DKR). Sebab, sudah sejak tiga tahun sebelumnya, tepatnya 2007, ia sudah istikamah memperjuangkan kepentingan rakyat di bidang kesehatan. 

Pria yang kerap dipanggil Bung Fafan itu kerap kali mengkritisi kebijakan dan program pemerintah daerah yang tidak memihak kepada rakyat. Termasuk sejumlah persoalan di kantor Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) setempat. 

“Secara administrasi, tahun 2010 saya aktif sebagai relawan. Namun sejak 2007 saya sudah terbiasa terlibat sebagai relawan, ” katanya. 

Ia menuturkan, selama perjalanan menjadi Ketua DKR Sampang, banyak hal yang telah dilakukannya. Seperti membantu warga miskin yang tidak mampu membeli obat. Bahkan, dalam urusan administrasi, pihaknya juga memberikan bantuan kepada warga. 

Selain itu, pihaknya juga mengawal warga sakit yang membutuhkan bantuan tidak hanya dari Sampang. Tetapi juga dari luar Madura. Ia juga menggelar donasi untuk membantu warga miskin yang membutuhkan biaya pengobatan. 

Seiring berjalannya waktu, ia dipercaya oleh publik untuk mencalonkan diri sebagai legislator. Pada pemilihan legislatif (Pileg) tahun 2019, ia terpilih menjadi wakil rakyat. Ia menjadi anggota DPRD Komisi IV yang bergerak di bidang kesehatan. Ia memperjuangkan nasib rakyat melalui parlemen.

“Alhamdulilah sampai saat ini saya tetap sebagai relawan. Saya wajib konsisten mengawal kepentingan masyarakat dalam bidang kesehatan,” katanya. 

Ia menuturkan, terpilihnya menjadi anggota DPRD Sampang bukan karena dirinya hebat. Ia meyakini, selain karena takdir, terpilihnya dia sebagai legislator karena doa semua pihak.  Terutama orang-orang yang pernah ditolongnya.

“Sampai saat ini saya tetap berkomitmen mengawal bidang kesehatan. Sekaligus, saat ini sebagai ajang untuk menyampaikan aspirasi melalui DPRD Sampang. Sebab, saat menjadi relawan banyak sekali halangan dan rintangan, ” imbuhnya. 

 

Reporter: Fathor Rahman

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *