oleh

Mengenal Presma IAI Al-Khairat Muhammad Soleh

Bertekad Perangi Narkoba Demi Menjaga Generasi Bangsa

Kabarmadura.id/Pamekasan-Sebagaimana ungkapan hadits, sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orng lain, begitu pula prinsip yang tertanam dalam diri Muhammad Soleh Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan.

ALI WAFA, PAMEKASAN

Pria asal Lumajang itu merupakan pribadi yang dikenal progresif dan memiliki visi dan misi yang jelas dalam memajukan organisasi. Pribadi baik yang dimiliki membuatnya dipercaya memimpin mahasiswa IAI Al-Khairat sebagai ketua DEMA atau dikenal sebagai presiden mahasiswa (Presma).

Selain sebagai aktivis, pria yang akrab disapa Cak Soleh itu juga merupakan santri yang telah banyak mengeyam ilmu agama. Dia pernah menjadi santri di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.

Bahkan, dia menempuh pendidikan agama di Bata-Bata sejak duduk di bangku sekolah menengah atas. Diapun juga mulai berproses banyak mengenai organisasi dari pesantren.

Setelah keluar dari pesantren, dia tidak kemudian berhenti total dari organisasi dengan tetap aktif di organisasi alumni yaitu di Ikatan Alumni Bata-bata (IMABA). Bahkan dia pernah dipercaya sebagai wakil ketua pada tahun 2017 lalu.

Dia juga pernah hidup di organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAI Al-Khairat. Di organisasi badan otonom (banom) Nahdlatul Ulama (NU) itu, dia dipercaya mengemban amanah sebagai sekretaris umum.

Sepak terjangnya sebagai organisatoris membuat teman-teman mahasiswa lainnya semakin percaya bahwa dia bisa menjadi pimpinan mahasiswa. Akhirnya dia direkomendasikan oleh PMII untuk menjadi Presma di kampusnya.

Tidak ingin mengecewakan organisasi yang membesarkannya, dia pun menyambut amanah itu dengan visi dan misi yang progresif dan bermanfaat banyak bagi seluruh mahasiswa IAI Al-Khairat.

“Menjadi pemimpin itu tidak mudah, harus siap luar dalam, karena akan banyak kritikan dan masukan yang menyakitkan, tapi kita harus sabar dan selalu melakukan yang terbaik,”  ungkap pria kelahiran 14 Agustus 1995 tersebut, Selasa (23/6/2020).

Sebagai pelajar yang bergelar maha, berbagai persoalan harus dihadapi. Termasuk persoalan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan. Bagi seorang mahasiswa, ekonomi menjadi salah satu hal penting yang harus diperjuangkan, salah satunya dengan beasiswa pendidikan.

Berbagai upaya yang dilakukan untuk mewujudkan hal itu, tidak hanya memberi isapan jempol belaka, dia berhasil mendapatkan beasiswa bagi sejumlah mahasiswa berprestasi dan mahasiswa yang secara ekonomi tidak mampu.

Menurutnya sebagai pimpinan mahasiswa yang menjadi penting baginya yaitu menjadikan kebutuhan mahasiswa sebagai tujuan utama. Baginya kepentingan mahasiswa menjadi di atas segalanya tatkala dia dipercaya sebagai presiden mahasiswa.

Selain itu, yang menjadi sorotan utamanya yaitu terkait pencegahan penyalahgunaan narkotika. Dia tidak ingin narkoba menyebar luas di IAI Al-Khairat. Sebab menurutnya, yang menjadi tumpuan utama generasi muda hari ini yaitu mahasiswa.

Sejumlah kegiatan dalam rangka mengantisipasi adanya penyalahgunaan narkoba terlebih oleh mahasiswa. Dia melakukan seminar nasional dalam rangka pencegahan penyebaran narkoba.

Dia juga pernah membangun komitmen dengan pihak kepolisian untuk bersama-sama memerangi narkoba. Sebab menurutnya aparat keamanan juga butuh support dari generasi muda untuk ikut memerangi narkoba.

“Mahasiswa ini generasi emas, tidak boleh dirusak oleh narkoba, telah banyak jutaan jiwa yang rusak akibat narkoba, saya tidak ingin mahasiswa IAI Al-Khairat rusak oleh narkoba,” tegasnya. (pin)

 

 

Komentar

News Feed