Mengenal R. Imron Amin, Legislator Senayan Asal Bangkalan yang Selalu Andhep Asor

  • Whatsapp
R IMRON AMIN: Anggota DPRRI Dapil Jatim 11 (Madura) dari Partai Gerindra.

Kabarmadura.id-Sosok muda ini yang satu ini, sudah tidak diragukan lagi ketenarannya. Tidak hanya tenar, pria satu ini sudah memiliki segudang pengalaman. Bahkan, aktivitas pengabdian terhadap masyarakat, sudah melekat pada pribadi satu ini. Dia adalah R. Imron Amin, anggota DPR RI terpilih dari Partai Gerindra.

KHOYRUL UMAM SYARIF, BANGKALAN

Amin Imron, SH, MH, adalah sosok muda yang energik. Dia sukses terpilih sebagai anggota legislatif Senayan dari Partai Gerakan Indonesia (Gerindra). Berangkat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jatim 11 (Madura) dengan prolehan suara 242.437 suara.

Pria yang lahir di Jakarta, 15 Agustus 1987 ini, patut dijadikan tauladan bagi pemuda se-antero Pulau Garam ini. Berkat usahanya, dia sukses menarik simpati masyarakat Madura.

Sosok yang sangat masyhur di kalangan tokoh muda, tokoh masyarakat, birokrasi, dan masyarakat umum  ini, merupakan pribadi yang selalu menjujung tinggi nilai-nilai yang sedari dulu dijaga oleh para leluhur di Madura, yakni tradisi Andhep Asor.

Tidak cukup itu, tokoh muda Madura yang beralamatkan di Jalan KH. Moh. Kholil Nomor 39, Demangan, Bangkalan, sudah sejak lama menyiapkan dirinya untuk menjadi tokoh muda Madura.

Bagaimana tidak, meskipun berstatus politisi muda, dia sudah menyelesaikan pendidikan hingga progam pendidikan pasca sarjana.

Pria yang akrab disapa Ra Imron ini, menempuh pendidikan sekolah dasar (SD) di Yayasan Ta’miriyah Surabaya dan lulus pada tahun 2000. Untuk tingkat SMP, diselesaikan di SMPN 1 Kwannyar Bangkalan dan lulus pada tahun 2003. Semasa SMA, dia habiskan studinya SMAN 1 Bangkalan dan lulus pada tahun 2006.

Untuk menopang kelimuannya, dia menlanjutkan S1nya di Universitias Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan lulus Pada tahun 2011. Begitupula program pasca serjananya yang ditempuh di kampus yang sama dan rampung pada tahun 2013.

Selain lulus di jenjang pendidkan, dia juga pernah nyantri di beberapa pondok pesantren ternama, salah satunya di Pondok Modern Gontor. Kini, politisi cerdas ini dinobatkan sebagai ketua Ikatan Keluarga Pondok Pesantren Gontor Madura (IKPM). Dia juga anggota alumni Pondok Pesantren Sidogiri.

Ra Imron yang sekarang menjabat sebagai ketua DPC Partai Gerindra Bangkalan tersebut, setelah lolos menjadi legislator pusat, selalu siap mengawal program yang bisa bermanfaat bagi dan mensejahterakan masyarakat di Madura.

Sebelum terpilih, langkah-lngkah yang dilakukan dalam suksesi pemilihannya, adalah dengan membuat tim di setiap desa, kecamatan, dan kabupaten.

Upaya itu, tidak mudah. Sebab, harus memahami kultur budaya masing-masing. Terlebih, harus selalu berkomunikasi dengan tokoh muda, tokoh masyarakat dan memohon izin agar mendukung segala bentuk program yang akan dicapainya. Sebab, Bangkalan merupakan bagian dari Madura, sehingga harus menjaga budaya andep ashor.

“Memang ketika kita turun ke bawah, yang paling tidak bisa dilupakan adalah keluh kesah mereka saat menitipkan Madura bagiamana ke depannya, karena hal itu merupakan amanah yang perlu diwujudkan,” ungkap Ra Imron.

Adapun terobosan yang akan dilakukan adalah memantapkan komunikasi, sehingga bisa terjalin kerja sama yang optimal, demi pembanguan masyarakat Madura, baik di sisi SDM dan SDA. Peningkatan kesejahteraan masyarakat, juga perlu diperjuangkan.

Harapannya, kepada generasi muda harus jaga adat istiadat untuk melestariakn budaya andhep ashor agar bisa terpelihara dengan baik. (waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *