Mengenal Sosok M. Khoiri, Dosen Unira yang Pernah Jadi Sales Camilan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) KHOIRI: Kasubag Data dan Informasi Unira

KABARMADURA.ID – Perjalanan hidup sosok yang satu ini patut menjadi inspirasi. Dialah M. Khoiri, dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Madura (Unira). Ketika kuliah, ia pernah menjadi sales makanan ringan agar tetap bisa melanjutkan pendidikan tingginya.

KHOYRUL UMAM SYARIF, PAMEKASAN

Pria yang juga menjadi Kepala Sub Bagian (Kasubag) Data dan Informasi Unira itu patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, selama kuliah di Unira, ia tidak pernah meminta biaya kuliah kepada orangtuanya. Ia bekerja mandiri untuk tetap bisa menuntut ilmu di perguruan tinggi.

“Saya masuk ke Pamekasan tahun 2003. Sebenarnya, ke Pamekasan tujuan awalnya tidak kuliah, tetapi kerja. Kebetulan saat itu, pekerjaan yang saya lakoni adalah sales camilan, dengan bermodalkan motor Bravo. Kalau pagi kuliah, maka siang sampai sore saya manfaatkan untuk jualan,” tuturnya, Kamis (23/9/2021).

Doesn yang tinggal di Kelurahan Kolpajung, Pamekasan, itu bercerita, bahwa meskipun dirinya mengalami keterbatasan biaya kuliah,  dirinya tetap semangat dalam berorganisasi. Bahkan, ia dipercaya menduduki posisi strategis pada berbagai organisasi intra maupun ekstra kampus. Seperti, pernah menjadi Presiden BEM Unira, Ketua UKM Radio Zona FM Unira, Ketua HMJ Bahasa Indonesia FKIP Unira, dan Sekretaris PMII Cabang Pamekasan.

Selain itu, sewaktu kuliah, ia juga pernah menjadi guru honorer di Sekolah Nurul Islam Ragang Waru, Pamekasan. Ia mengaku tertarik menjadi guru agar ilmu yang didapatkan di kampus bisa diamalkan. “Jadi saya tidak melihat bayaran dan sebagainya, saya punya prinsip, semakin ilmu diamalkan atau diajarkan kepada orang lain, maka akan bertambah,” ulasnya.

Pada tahun 2014, ia berhasil merampungkan pendidikan magisternya di Universitas Islam Malang (UIM). Setelah itu, ia dipercaya menjadi asisten dosen pada tahun 2010 di Unira. Empat tahun kemudian, ia dipercaya menjadi dosen tetap di kampus tersebut, mengampu mata kuliah pragmatik.

Ia juga mendapatkan amanah sebagai Ketua Ranting NU Kelurahan Kolpajung Pamekasan, Sekretaris Cabang PSNU Pagar Nusa  Pamekasan, dan Ta’mir Masjid Nururrahman Kolpajung.

Dalam meniti karirnya, ia mengutarakan, salah satu kunci suksesnya yaitu menjalani semua pekerjaan dengan ketekunan dan kedisiplinan. “Prinsipnya orang itu, sekali layar terkembang, pantang putar haluan, artinya kalau kita sudah jalan, jangan balik lagi, sebelum kita berhasil,” ujarnya.

Terakhir, ia berpesan kepada generasi muda agar mengasah potensinya dengan optimal dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Menurutnya, semua itu akan menjadi bekal ketika nanti terjun ke masyarakat..

 

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *