oleh

Mengenang Kiprah Novi Sujatmiko Antarkan BPRS Jadi Terbaik Kedua se-Indonesia

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Masyarakat Sumenep kembali kehilangan sosok visioner dalam dunia perbankan, yaitu Novi Sujatmiko. Direktur Utama (Dirut) PT BPRS Bhakti Sumekartersebut meninggal dunia pada Rabu (3/3/2021).

Pria yang lahir di Sumenep pada 28 November 1972 itu, meninggal dunia pada usia yang masih sangat muda, yaitu 48 tahun. Sebelum meninggal dunia, Pak Novi, sapaan akrab Novi Sujatmiko, sedang berjuang melawan sakit di Rumah Sakir dr. Soetomo, Surabaya.

Novi Sujatmikomemulai karir di PT BPRS Bhakti Sumekar sejak tahun 2002. Kiprahnya yang luar biasa,membuatnya diamanatkan kembali menjadi Dirut PT BPRS Bhakti Sumekar periode 2011 hingga 2021.

Sebagai nakhoda yang cerdas, sehingga perusahaan di bawah kepemimpinannyaberkembang pesat.Bank usaha milik daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep ini terakhir memiliki aset lebih dari Rp1 triliun. Bahkan meraih sejumlah penghargaan dari berbagai pihak.

Menurut Direktur Divisi Bisnis BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar, semangatnya yang luar biasa dalam bekerja, menjadi ciri khas ayah dari dua anak itu. Program-program yang menjadi terobosan mengantarkan BPRS menjadi satu-satunya BUMD paling sehat dan paling gemuk berkontribusi ke pendapatan asli daerah (PAD) Sumenep.

“Beliau adalah pemimpin visioner yang menginspirasi, selalu bersemangat, dan banyak ide. Sangat sabar dalam berbagai hal,” kata Hairil, Kamis (4/3/2021).

Sejak  dipimpin suami Ike Prasetyowati ini, PT BPRS Bhakti Sumekar memiliki 31 kantor, meliputi 1 kantor pusat, 28 kantor cabang, dan 2 kantor kas. Pelayanan maksimal, baik di Sumenep daratan dan kepulauan. Bahkan bisa membuka 5 kantor BPRS Bhakti Sumekar tersebar di 4 kecamatan di Pamekasan dan 1 kantor di Kabupaten Jember.

“Ide beliau sangat luas, salah satunya layanan BPRS Bhakti Sumekar juga tersedia jaringan 31 ATM yang tersebar di setiap kantor,” imbuhnya.

Sementara menurut Anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari, selaku patner kerja di bawah tanggung jawab Novi, pihaknya merasa sangat dihargai. Ketika setiap ada hal yang harus didiskusikan, Bank BPRS selalu siap dengan data-datanya.

“Kami Komisi ll itu tidak pernah dikecewakan, ketika ada persoalan, beliau siap dengan data harian, mingguan, dan bulanan. Hingga kami itu tidak kebingungan,” tuturnya.

Kepiawaian Novi juga menjadikan BPRS Bhakti Sumekar sebagai BUMD terbaik nomor 1 di Kota Keris dan terbaik ke-2 di tingkat nasional. Hal itu sebuah indikasi nyata bahwa dia termasuk aset berharga yang dimiliki masyarakat Sumenep. (ara/waw)

Komentar

News Feed