Mengintip Terobosan Albaitur Rahman Kacong Pamekasan 2019

  • Whatsapp
KM/IMAM MAHDI SUKSES: Albaitur Rahman menorehkan sejarah baru dalam hidupnya saat dinobatkan sebagai Kacong Pamekasan 2019.

Kabarmadura.id/Pamekasan-Takdir manusia terkadang tidak sesuai dengan apa yang dicita-citakan. Bahkan, upaya yang dilakukan setiap hari juga tidak akan bisa menentukan kesuksesan seseorang di hari esok. Namun ikhtiar dan doa untuk memperoleh yang terbaik merupakan dua hal yang wajib dilakukan oleh setiap manusia. Begitulah gambaran sederhana kehidupan hidup Albaitur Rahman.

IMAM MAHDI, Kota

Sosok muda yang bercita-cita menjadi seorang entreprenuer itu, malah terpilih menjadi Kacong Pamekasan tahun 2019. Pemuda yang selalu menghabiskan kesehariannya dengan belajar, olahraga, dan tentunya berbakti pada kedua orang tua itu, berkeinginan untuk mengabdikan dirinya sebagai entrepreneur yang bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya.

Terpilih menjadi Kacong Pamekasan 2019, mungkin menjadi salah satu jalan takdir yang akan menghantarkan Albaitur meraih cita-cita mulianya itu. Mengingat, menjadi Kacong memiliki tanggung jawab besar untuk membantu daerah tercinta mempromosikan setiap potensi yang dimiliki, termasuk potensi perekonomian.

Tak heran kemudian, bila sosok yang ramah itu berambisi untuk memanfaatkan kesempatan yang diberikan takdir untuk meraih cita-citanya. Lewat predikat sebagai Kacong, Albaitur ingin mempromosikan potensi daerah ke dunia luar.

Tantangan dan hambatan tentunya sudah dia pikirkan, terlebih di era industri 4.0 yang saat ini serba digital. Namun, bukan Albaitur namanya jika mudah menyerah terhadap tantangan dan hambatan tersebut. Baginya, era industri 4.0 bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang yang harus dimanfaatkan dengan maksimal.

Oleh karenanya, Albaitur bertekad untuk mengangkat potensi daerah kelahirannya itu dengan memaksimalkan pemanfaatan media sosial. Melalui media sosial, dirinya berkeinginan untuk menjadikan Pamekasan sebagai barometer perekonomian, khususnya di Madura.

“Sebagai Kacong Pamekasan, secara langsung akan menjadi duta promosi setiap potensi yang dimiliki daerah, dengan menggunakan media sosial saya bertekad untuk mempromosikan potensi daerah ke dunia luar,” ungkapnya, Selasa (6/8).

Terlepas dari cita-cita mulia untuk memajukan tanah kelahiran melalui entrepreneur, Albaitur menceritkan kunci suksesnya bisa meraih predikat sebagai Kacong Pamekasan. Salah satu kunci sukses yang menghantar dirinya ke gerbang kesuksesan itu, tak lain adalah dukungan kedua orang tua dan teman-temannya yang semakin menambah rasa percaya diri untuk ikut Kacong Pamekasan 2019.

Pemuda kelahiran Pamekasan 18 Mei 2001 lalu itu mengaku terharu bisa menjadi kebanggaan keluarga dan teman-temannya. Terlebih, selama ini, Albaitur mengaku sangat bangga memiliki Ayahanda bernama Suhadi dan Ibunda Ernawati yang selalu membimbing dan mengingatkan dirinya untuk mengedepankan pendidikan.

Tak pelak, didikan dari kedua orang tua tersebut, mampu menghantar dirinya sukses dalam berbagai bidang, baik akademik maupun non akademik. Di bidang non akademik, termasuk prestasi di dunia olah raga.

Tercatat, Albaitur Rahman sempat berprestasi juara IV bola volli Kapolres Cup Pamekasan tahun 2014, juara III bola volli Kapolres Cup tahub 2016, juara III bola volli Sempat League 2017. Selain itu, dirinya juga berkontribusi pada sekolahnya dengan menjadi juara I lompat tinggi KONI CUP I se-Madura 2017, juara I lompat tinggi HAORNAS XXXV 2018, juara I lompat Jauh HAORNAS XXXV 2018. Bahkan dirinya juga menjadi anggota Paskibraka Jawa Timur 2018.

“Prestasi itu berkat latihan keras yang setiap hari saya lakukan,” paparnya. (imd/pin)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *