oleh

Menguatkan Tentang Pemahaman Agama

Peresensi         : Supadilah (Guru di SMA Al Qudwah, Banten)

Menjadi Muslim merupakan anugerah yang harusnya kita syukuri. Terus jaga anugerah itu, jngan sampai hilang. Kian hari kian banyak godaan yang hendak mengikis keimanan kita. Karena itu, wajiblah kita senantiasa memperbaiki dan meningkatkan pemahaman tentang agama. Buku ini memberikan pengetahuan tentang bagaimana seharusnya kita beragama. Utamanya, penguatan rukun iman dan ditambah karakter dasar seorang Muslim. Bukan hanya Muslim muda, bahkan pada orang yang telah lama memeluk agama Islam.

Dalam bab iman kepada Allah, penulis mengatakan bahwa keimanan kepada Allah Swt. menjadi syarat utama seseorang masuk Islam. Meskipun Allah bersifat ghaib, mengenal dan  mencintai Allah bukanlah hal yang mustahil jika kita mencoba belajar mengenai segala sesuatu tentang-Nya. Pengenalan itu bisa melalui ayat-ayat qauliyah lewat Al Qur’an maupun ayat-ayat kauniyah lewat penciptaan-Nya.

Tidak sulit merasakan keberadaan Allah. Sesungguhnya, siapapun dapat merasionalisasikan keberadaan Allah lebih daripada keberadaan dirinya sendiri, kecuali jika orang tersebut telah mengindikasikan dirinya untuk menyangkal keberadaan Tuhan (hlm 12). Ini tentang kemauan. Seterang apapun cahaya, jika dia menutup matanya, hanya gelap yang ada. Keserasian alam  tak mungkin ada dengan sendirinya. Hal menjadi bukti keberadaan Sang Pencipta.

Dalam beriman kepada Nabi, kita dituntut untuk mengakui keberadaan para Nabi, mempelajari perikehidupannya, melaksanakan ajarannya, dan mencintai Nabi serta keluarganya. Berbagai kisah para Nabi diceritakan dalam buku ini. Menjadi pengetahuan dan penguatan bagi keimanan kita.

Siapa pun yang berusaha mengikuti aku, dia termasuk dalam umatku” kata Rasulullah Saw. (hlm 80).

Semua amalan ibadah yang diperintahkan kepada kita termasuk amalan Sunnah, merupakan petunjuk dan pedoman bagi umat Muslim. Sangat sulit menemukan jalan yang benar jika tidak mengikuti panduan yang amat mulia ini.

Banyak teladan yang sederhana, tapi kadang kita sukar melakukan, padahal tersimpan nilai yang mulia. Di antaranya tidak mengecewakan siapapun yang meminta kepada beliau, menjamu tamu, mengunjungi orang sakit, shalat jamaah, bercanda dengan anak-anak, menasihati dalam kebenaran, mendamaikan orang-orang yang berselisih, dan lainnya.

Perlu diingat, bahwa akhirat merupakan tempat kita hidup selamanya. Dunia hanya sementara. Manusia akan dibangkitkan dan dikumpulkan di hadapan Allah. Iman kepada hari Kiamat dan pengetahuan tentangnya merupakan sebuah jalan menuju surga-Nya. Kematian bukanlah sebuah akhir, melainkan relokasi (penempatan kembali) manusia dan akhir dari tugas-tugas serta ujian yang diberikan selama di dunia (hlm 99).

Hukuman dan imbalan atas amal baik atau buruk diberikan di akhirat. Dunia merupakan kesempatan untuk menjalankan kehidupan sebaik-baiknya. Manusia yang percaya adanya hari perhitungan, akan berusaha sebaik-baiknya mengikuti ajaran Rasulullah.

Bukan hanya penjelasan tentang keimanan, terdapat banyak cerita inspiratif yang dapat melembutkan hati, menancapkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik lewat cerita  ukhuwah, berbakti kepada orang tua, keadilan, memegang amanah, dan lainnya.

Sementara itu, dalam beriman kepada takdir Allah, manusia hendaknya menyadari bahwa kehendak-Nya tidak terbatas. Akan halnya kehendak manusia, pasti terbatas. Allah memberikan kesempatan kepada manusia untuk memilih yang baik lalu Allah memberikan ganjaran baik. Atau, sebaliknya. Menentukan pilihan adalah pengaturan pondasi seseorang atau usahanya menuju perbuatan baik atau pun buruk (hlm 117).

Ciptaan Tuhan tidak buruk, manusialah yang menggunakan kebebasan berkehendaknya untuk melakukan kejahatan. Takdir Allah terdapat penyebab yang jelas dan penjelasan yang tidak diketahui di balik peristiwa apapun yang terjadi di dunia. Pelajaran yang bisa kita ambil adalah bahwa selalu ada kebijaksanaan di balik keputusan Allah. Tidak mungkin pula kita mengetahui semua hal yang kita hadapi. Hikmahnya, kita menyadari bahwa diri kita lemah.  Allah Yang Maha Mengetahui melakukan apa yang menurut-Nya baik untuk makhluk-Nya.

Judul               : Panduan Belajar Muslim Muda Memahami Islam

Penulis             : Asli Kaplan

Penerbit           : Penerbit Republika

Tebal               : viii+240 halaman

Cetakan           : 1, September 2019

ISBN               : 978-602-573-499-1

Komentar

News Feed