oleh

Menunggu Finalisasi DPA, Tidak Satupun Proyek Dilelang

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  – Memasuki bulan ketiga tahun anggaran 2021, belum satupun proyek pembangunan fisik dilelang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Akibatnya, rencana pembangunan fisik, tidak bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pamekasan, Cahya, Selasa (16/3/2021).

Menurutnya, tidak hanya proyek pembangunan fisik yang belum dilelang. Akan tetapi, seluruh pekerjaan proyek baik fisik maupun nonfisik belum ada yang dilelang. Salah satu indikasinya, saat ini masih fokus pada finalisasi rencana refocusing anggaran pada dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

Sebab, banyak anggaran yang perlu direalokasi pada bidang kesehatan untuk penanganan Covid-19 dan operasional vaksinasi. “Kalau sebelum ada Covid-19, bulan tiga ini seharusnya kami sudah melakukan lelang,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pemerintah perlu melakukan realokasi anggaran untuk penanganan wabah Covid-19. Dana yang akan dipangkas yaitu dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp817 miliar akan direalokasi sebesar Rp26 miliar. Kemudian dana alokasi khusus (DAK) fisik senilai Rp100 miliar dan nonfisik senilai Rp202 miliar.

Dana tersebut akan difokuskan pada program padat karya guna memulihkan kembali ekonomi Nasional. Tidak hanya itu, dana bagi hasil cukai dan hasil tembakau (DBHCHT) sebesar Rp64,5 miliar juga akan direalokasi untuk bidang kesehatan sebesar 25 persen.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Syafiuddin memaklumi hal itu. Menurutnya, wabah Covid-19 telah banyak mengubah kehidupan masyarakat. Maka, wajar jika pembangunan daerah juga ikut terhambat. Selain itu, keharusan pemerintah melakukan penyesuaian pada sistem baru yang dibuat pemerintah pusat berupa sistem informasi perangkat daerah (SIPD) juga memberikan dampak keterlambatan pada sejumlah program.

Kendati demikian, pihaknya meminta agar pemkab segera melakukan tindakan dan finalisasi di setiap perencanaan realokasi anggaran. Sehingga sejumlah bidang yang beku bisa segera diselesaikan. Bahkan, pihaknya meminta agar warga Pamekasan bersabar untuk menunggu rampungnya tugas-tugas pemerintah.

“Covid- ini dampaknya luar biasa. Tapi saya yakin, pemkab akan segera melakukan percepatan terhadap apa yang menjadi jeritan masyarakat,” responnya singkat.  (ali/ito)

 

Komentar

News Feed