Menyingkap Jejak Perjuangan Bek Madura United Risna Prahalabenta

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MUKHTARULLAH) MENAWAN: Penampilan apik Risna dalam latihan di SGB Madura.

KABARMADURA.ID – Risna Prahalabenta merupakan salah satu bek skuad Madura United, bergabung sejak awal 2020. Dia merupakan atlet sepakbola profesional yang berasal dari Kediri, Jawa Timur.

MUKHTARULLAH, BANGKALAN

Bacaan Lainnya

Sebagai pesepakbola profesional, Risna memiliki riwayat perjuangan yang tidak bisa ia lupakan. Sebab, proses panjang dengan perjuangan yang ada akan menjadi sesuatu yang berharga untuk dikenang.

Riana telah menceritakan banyak hal yang membuat dirinya menjadi seperti saat ini. Risna mengaku memiliki seorang kakak kandung yang juga mencintai sepakbola, Yoga Aji. Saat masih duduk di bangku SD, Risna lebih banyak menghabiskan waktu bermain sepakbola di halam rumahnya. Di lapangan ala kadarnya di desanya itu, dia bermain dengan penuh keasyikan.

Mempunyai seorang kakak yang telah lama berada di SSB, akhirnya Risna mulai tertarik untuk bergabung di SSB Ngaterejo, sampai kelas dua sekolah menengah pertama (SMP). Setelah itu, Risna mulai ikut seleksi Persik Kediri junior pada tahun 2011.

“Saya hutang budi  kepada teman saya waktu itu, karena yang mengajak untuk ikut seleksi itu teman saya. Sayangnya dia tidak lolos. Hanya saya yang lolos,” ungkapnya pada Kabar Madura, Rabu (21/10/2020)

Mulai dari Persik Kediri junior sampai tahun 2016, selama kurang lebih 6 tahun di sana, Risna mulai berlatih di SSB Macam Putih Kota Kediri. SSB ini merupakan akademi Persik Kediri bersama teman satu angkatannya Nadeo Argawinata yang saat ini bermain di Bali United.

Pada tahun 2016, Risna mengalami cidera saat bermain di Macam Putih. Pulih dari cidera, Risna mulai bermain di Persedikab Kediri dengan kontrak pemain yang dipinjamkan untuk mengikuti Liga Nusantara.

Setelah tahun 2017, dia mulai balik ke Persik Kediri. Karena degradasi, Persik Kediri turun ke liga 3. Dengan perjuangannya, akhirnya pada tahun 2019 naik lagi ke Liga 2. Pada tahun 2020 menjadi klub liga 1.

“Teman akrab saya sejak 2018 sampai sekarang itu Dodi Alexvan Djin, yang sekarang juga bermain di Madura United,” tambahnya.

Sedangkan untuk klub yang pernah dia bela ialah Persik Kediri dari tahun 2017 sampai tahun 2019, Persekat Kabupaten Tegal pada tahun 2018, dan terakhir menjadi pemain Madura United dari awal tahun 2020 sampai saat ini.

Selain itu, dirinya menyampaikan, sempat tidak mendapatkan dukungan dari orang tua.

“Akhirnya saya dapat dukungan penuh setelah berada di Persik Kediri,” pungkasnya. (km55/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *