Merawat Persatuan dengan Pembangunan, Refleksi Harlah PPP ke-49 oleh RPA Wazirul Jihad  

(FOTO: KM/IST) RPA. Wazirul Jihad, SS

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN Partai Persatuan Pembangunan (PPP) genap berusia 49 tahun pada hari ini, (5/1/2022). PPP sendiri merupakan partai tersukses di Pamekasan saat ini. Hal itu bisa dilihat dari perolehan terbanyak pada kursi legislatif, yaitu 12 kursi. Selain itu, kadernya merupakan tokoh-tokoh berpengaruh, salah satunya yaitu Raden Panji Ahmad (RPA) Wazirul Jihad.

Pada momentum hari lahir (harlah) PPP ke-49 ini, pria yang akrab dipanggil Ra Wazir itu melihat ada peluang besar untuk PPP semakin besar di Indonesia. Sebab menurutnya, di tengah dinamisnya politik Islam saat ini, PPP mampu hadir sebagai solusi. Bahkan dia menilai, suatu saat, PPP akan menjadi partai Islam terbesar di Indonesia.

Analisanya bukan tanpa alasan. Sebab, dari segi histori, saat PPP dilahirkan pada 1973 lalu, yang membidani lahirnya PPP terdiri dari beberapa kelompok Islam. Karena itu, menjadi hal wajib bagi PPP untuk terus merawat persatuan. Sebab menurut Ra Wazir, dengan persatuan umat Islam, pembangunan di negeri ini akan adil dan merata.

Bacaan Lainnya

Dijelaskannya, PPP didirikan oleh empat fusi; Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), dan Partai Muslimin Indonesia (Parmusi). Persatuan empat fusi itu melahirkan konsensus politik besar di negeri ini. Tujuan besarnya adalah membangun bangsa dan negara.

“Karena histori itulah, PPP selalu berikhtiar merawat persatuan bangsa ini dengan pembangunan,” ucap mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur itu.

Baginya, persatuan adalah kunci kemakmuran. Bahkan dia yakin, jika umat Islam bersatu, maka negeri ini akan leluasa memanfaatkan kekayaannya sendiri dan rakyat akan semakin makmur. Sebab menurutnya, Islam adalah agama yang toleran terhadap setiap perbedaan. Hal itulah yang diadopsi oleh PPP selama 49 tahun.

“Maka PPP senantiasa menjunjung tinggi kemakmuran rakyat dengan pemerataan pembangunan melalui persatuan,” tutup wakil ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan itu.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.