oleh

Mesin Mati, Pelayanan PDAM Sampang Macet

Kabarmadura-SAMPANG-Pelayanan suplai air kepada masyarakat dari Perusahan Air Minum Daerah (PDAM) Trunojoyo Sampang, sedang mengalami gangguan. Itu karena, kondisi mesin pompa di Sumber Air Rubaru II mati, sehingga pelayanan air kepala pelanggan di Jalan Mutiara Sampang macet.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Langganan (Hublan) PDAM Trunojoyo Sampang Yazid Sholihin berujar, kondisi mesin pompa di Sumber Rubaruh II di Kelurahan Banyuanyar Sampang diketahui mati mulai, Rabu (30/1) lalu. Namun upaya perbaikan baru dimulai dari hari ini.

Kata Yazid, pada saat musim kemarau kemarin, kondisi mesin pompa di Sumber Rubaruh I itu, sempat tidak dioperasikan, lantaran debit air tidak ada. Namun setelah musim penghujan, terjadi peningkatan debit air. Sayangnya, kondisi mesin saat ini justru mati karena rusak. Akibatnya pelayanan air kepada pelanggan di Jalan Mutiara dan sekitarnya macet.

“Pelanggan yang terimbas karena rusaknya mesin pompa ini sebanyak 119 rumah yang tersebar di Jalan Mutiara dan sekitar, sehingga pelayanan macet,” kata Yazid Sholihin, Kamis (31/1).

Atas kejadian itu, Yazid masih berupaya untuk tetap bisa melayani masyarakat. Salah satunya dengan imbauan kepada pelanggan agar menggunakan air secara bijak. Jika ada pelanggan yang tidak teraliri air, karena berbagai kendala dan hambatan, seperti pipa bocor dan sebagainya, diminta segara melapor, agar segera teratasi.

Mesin pompa di Rubaruh II yang mati itu, saat ini sudah dalam proses perbaikan, Namun mananejen PDAM tidak bisa memastikan waktu rampungnya perbaikan. Kemungkinan pelayanan air itu akan normal kembali dalam waktu dua sampai tiga hari kedepan.

“Kami atas nama (PDAM Red) mohon maaf dengan adanya kerusakan ini, insya Allah dalam waktu dekat sudah bisa operasi normal kembali,”ungkapnya.

Sementara itu, Kasubag Trandis PDAM Trunojoyo Sampang Arif Wahyudi saat ditemui di lokasi Sumber Rubaruh II mengatakan, pelayanan kepada pelanggan di Jalan Mutiara dan sekitarnya tetap berjalan, karena diinjeksi dari Sumber Rubaruh I. Hanya saja, suplai air kepada pelanggan sangat kecil.

“Mesin pompa yang rusak ini tidak bisa diperbaiki, akan tetapi harus beli pompa yang baru, kemungkinan dalam waktu dekat sudah teratasi, sehingga air bisa mengalir lancar seperti biasanya,” ungkapnya. (sub/waw)

Komentar

News Feed