oleh

Meski Sudah Dipermudah, Target Investasi di Pamekasan Gagal Terpenuhi

Kabarmadura.id/PAMEKASAN – Iklim investasi di Pamekasan butuh inovasi. Sejumlah potensi daerah yang diharapkan mampu menggaet investor, malah gagal menarik minat para pemilik modal. Akibatnya, target investasi yang dipatok gagal terpenuhi.

Iklim investasi di Pamekasan masih terbilang stagnan. Sektor yang dinimati investor masih berkutat pada sektor pertokoan, rumah makan hingga penginapan. Sementara sektor pariwisata, properti, serta pasar tak kunjung mampu menggaet minat investor.

Kendati demikian, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan Agus Mulyadi mengatakan, meski iklim investasi pada tahun 2018 gagal memenuhi target, tetapi perputaran modal usaha di wilayah mampu mencapai Rp2,01 triliun. Dana itu berasal dari 425 investor yang sudah menanamkan modal usahanya di Pamekasan.

Diakui Agus, mayoritas dana investasi yang masuk ke Pamekasan melenceng dari harapan pemerintah kabupaten. Sebab, sektor usaha yang mayoritas lebih diminati investor, masih berkutat pada sektor makanan dan minuman (mamin), baik berupa restoran maupun pertokoan.

Padahal, pemerintah kabupaten sendiri berharap, sektor penginapan berupa usaha perhotelan diharapkan tumbuh dengan pesat. Hanya saja, harapan itu kandas, lantaran tak ada investor yang berminat untuk membangun hotel pada tahun 2018.

“Untuk target perhotelan tidak tercapai, yang awalnya ada rencana pengembangan perhotelan, harus gagal karena terkendala perizinan,” katanya Rabu (27/3).

Lebih lanjut Agus mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk terus mempermudah layanan pengurusan izin usaha, agar investor yang masuk ke Pamekasan terus meningkat. Namun demikian, pihaknya tetap mewanti-wanti kepada investor untuk tetap memperhatikan budaya lokal yang ada di Pamekasan.

“Kami berharap tahun ini ada pembangunan perhotelan lagi agar iklim investasi bisa meningkat,” harapnya.

Sementara itu, Jamaluddin salah satu pemilik usaha resto di Pamekasan mengatakan, pemerintah kabupaten harus melakukan inovasi dalam menggaet investor agar tertarik menanamkan modal usahanya di Pamekasan. Selain kemudahan perizinan, pemkab juga harus menjamin keamanan usaha para investor, sehingga mereka bisa merasa nyaman menanamkan modal usahanya di Pamekasan.

“Selain kemudahan perizinan, keamanan usaha juga jadi pertimbangan para pemilik modal,” tandasnya. (pin/pai)

Komentar

News Feed