Miliki Kuota 1.125, BKPSDM Pamekasan Siapkan Tiga Formasi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) DIBUKA HARI INI: Pendaftaran 1.125 ASN di Pamekasan terdiri dari CPNS dan PPPK dibuka per hari ini (30/6/2021)

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan akan membuka penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN) dengan total 1.125 orang. Jumlah itu dibagi dalam tiga formasi, yakni formasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga teknis, serta tenaga pendidik atau guru.

Kepala Sub Bidang (Kasubid) Formasi dan Pengadaan Aparatur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Abdul Malik menerangkan, pihaknya menyiapkan tiga formasi.

Bacaan Lainnya

Untuk formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS), pemerintah membuka formasi sebanyak 236 orang. Rinciannya, tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 184 orang dan tenaga teknis sebanyak 52 orang. Sementara untuk formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) terdapat 883 formasi untuk guru dan 6 orang untuk PPPK non guru.

“Persyaratan umum nanti bisa dilihat saat pengumuman. Besok (hari ini, red) sudah bisa dilihat,” ucap Malik, Selasa (29/6/2021).

Diungkapkannya, pendaftaran akan dibuka sejak tanggal 30 Juni 2021 hingga tanggal 14 Juli 2021. Pihaknya akan mempublikasikan pengumuman pendaftaran itu besok (hari ini, red) berikut seluruh persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pelamar.

Selain itu, Malik mengungkapkan, telah ada 354 orang ASN telah memasuki batas usia pension (BUP). Namun, jumlah tersebut belum terhitung dengan jumlah ASN yang pensiun atas pemintaan sendiri (APS) dan ASN yang meninggal dunia.

Malik mengumgkapkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait jadwal pelaksanaan pendaftaran dan keberlangsungan proses seleksi ASN.

“Jadwalnya mengikuti dari pusat. Karena pendaftarannya juga dari sistem SSCASN. Itu milik Basarnas,” tutup Malik.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Syafiuddin meminta agar warga Pamekasan berpartispasi dalam proses seleksi ASN. Ketua Gerakan Pemuda Ansor Cabang Pamekasan itu juga mengimbau agar para ASN nantinya benar-benar memliki komitmen untuk bekerja keras dan mengikuti visi pemerintah dalam hal birokrasi reformasi.

“Karena mereka ini calon pelayan rakyat. Sementara bupati memperjuangkan reformasi birokrasi. Bagaimana caranya para calon ASN ini nanti tidak perlu direformasi,” tegas pria yang akrab dipanggil Kak Syafi’ itu. (ali/pin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *