Minim Anggaran, Nol Bansos untuk Disabilitas di Bangkalan

(FOTO; KM/FAIN NADOFATUL M.) NIHIL: Akibat refocusing anggaran, Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan menghapus bantuan sosial (bansos) tahun 2021 ini.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN – Meski ditetapkan sebagai Hari DIsabilitas Internasional (HDI) setiap tanggal 3 Desember, para penyandang tidak lagi mendapat bantuan dari pemerintah. Sebab tahun 2021 ini, Dinas Sosial (Dinsos) tidak menganggarkan bantuan khusus. Sedangkan jumlah penyandang disabilitas di daerah yang identik dengan slogan Kota Salak mencapai 455 orang. Data tersebut tersebar di 16 kecamatan.

“Tahun ini masyarakat dengan kebutuhan khusus ini tidak ada anggaran untuk bantuan sosial (bansos). Karena wabah Covid-19,  semua bantuan kami alihkan. Lantaran terkena refocusing anggaran,” ujar Kepala Dinsos Bangkalan Wibagiuo, Minggu (5/12/2021).

Menurutnya meski tidak menganggarkan untuk bansos, akan mengupayakan untuk memasukkan data penyandang disabilitas ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sehingga para penyandang bisa mendapatkan bansos berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS). “Insyaallah awal tahun 2022, input data ditarget rampung,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Bahkan data penyandang akan diupload secara transparan di Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Tujuannya agar adanya TKSK bisa dilakukan verifikasi dan validasi (verval) data. Sehingga diketahui, tingkat kelayakan atau tidaknya sebagai penyandang disabilitas. Terutama mengenai tingkat perekonomiannya.

“Untuk tahun 2022, kemungkinan data disabilitas bertambah. Kalau penyandang ekonominya cukup atau kaya, maka kami tidak memberikan bantuan,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Bangkalan Nur Hasan juga mengaku, sudah menyetujui atau mengalokasikan anggaran bantuan di Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (R-APBD) tahun 2022 nanti.  “Jadi kami harap bersabar dulu. Memang mereka butuh perhatian, jadi sudah kami alokasikan di tahun 2022. Untuk pastinya berapa nominal yang dianggarkan belum tahu pasti, tapi insyaallah cukup,” responnya.

Reporter: Fain Nadofatul M.

Redaktur: Totok Iswanto

Tinggalkan Balasan