oleh

Minim, Sumenep Hanya Miliki 5 Dokter Hewan

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumenep melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Zufa menyampaikan, dokter hewan di Sumenep masih sangat minim. Dari 36.537 sapi, hanya ada 5 dokter hewan di Sumenep.Namun ia memastikan pelayanan terhadap kesehatan hewan di Sumenep tetap berjalan optimal. Sebab, 5 dokter hewan tersebut dibantu oleh 32 paramedis yang keliling dari satu desa ke desa lain.

“Ya di sini ada paramedis yang ditugaskan untuk membantu dokter hewan. Itu sudah diterjunkan ke lapangan setiap hari karena pada setiap kecamatan itu ada orang-orangnya yang bertugas,” katanya, kemarin.

Dia menyebutkan, ada sekitar 32 paramedis yang ditugaskan untuk melakukan kroscek atau disiapkan untuk memenuhi kebutuhan atau panggilan masyakarat untuk mengatasi persoalan-persoalan seputar ternak termasuk konsultasi dan yang lainnya.

Tetapi karena subsidi obat-obatan itu terbatas dan hanya dilakukan satu kali setiap tahun, termasuk keberadaan paramedis banyak yang tidak termasuk pegawai negeri sipil (PNS), maka peternak harus membayar perawatan tenaknya.

“Ya kan banyak yang swasta sehingga kalau bukan hanya konsultasi atau memeriksa saja, artinya sampai keluar obat ya harus bayar, mereka kan beli obatnya, yang subsidi itu terkadang hanya satu kali dalam setahun dan itu dilakukan secara serentak berkeliling,” imbuhnya.

Kendati seperti itu dia berharap agar para peternak tetap menjaga stabilitas ternak, karena memang meskipun hanya memiliki 5 dokter hewan bukan berarti pelayanan kesehatan menjadi terbengkalai. (ara/pai)

Komentar

News Feed