oleh

Minimalisir Pungli di Pengadilan, Pemkab Luncurkan Sistem Peter Sicora

Kabarmadura.id/Bangkalan-Sistem Peter Sicora yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan diklaim bisa meminimalisir pungutan liar (Pungli) dalam penyelesaian sengketa. Dari keterangan Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Timur (Jatim) Herri Swantoro, dengan sistem ini diharapkan pungli dalam mencari keadilan bisa diminalisir.

“Sistemnya ini kan secara transparan, semua serba online. Jadi tidak ada pungli-pungli. Bagaimana bisa pungli jika semua dikerjakan online tanpa harus tatap muka dengan petugas,” katanya, Selasa (7/1/2020).

Ia menyatakan, jika memang masih ada pungli untuk masyarakat yang mencari keadilan, pihaknya mengharapkan agar segera melapor. Masih menurut Heri, jika penerapan sistem ini masih ada pungli, dirinya tidak segan-segan akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku.

“Kalau ada penyimpangan, akan segera ditindaklanjuti oleh bupati atau kepala pengadilan. Dan kita tidak ada toleransi terhadap penyimpangan, apapun bentuknya,” ujarnya.

Sementara itu, alat yang digunakan dalam Peter Sicora ini sendiri masih yang lama. Menurut Ketua Pengadilan Negeri Bangkalan, Masykur Hidayat, alat sebelumnya masih bisa digunakan, sehingga tidak perlu membeli alat baru.

“Alat lama yang kita gunakan hanya memerlukan pelatihan pada petugasnya saja yang ada di kecamatan,” ungkapnya.

Menanggapi mengenai kebocoran sistem tersebut, Masykur memastikan, dengan diterapkannya sistem itu tidak akan ada pungli. Karena semuanya dilakukan secara online dan transparan. Bahkan, dirinya berani menjamin tidak ada pungutan-pungutan dalam melakukan proses pencarian keadilan bagi masyarakat. Hanya saja, tambahnya, Masykur mengatakan, untuk memanfaatkan sistem ini masyarakat hanya perlu membayar surat keterangan saja. Sedangkan biaya lainnya akan dibebankan saat gugatan berlangsung.

“Di luar biaya itu dan lebih dari itu, saya katakan itu pungli. Tapi, saya pastikan tidak ada pungli, kalau sampai ada, saya dengan bupati akan menindaklanjuti itu. Tapi kami yakin tidak akan ada pungli,” tukasnya.

Perlu diketahui, Peter Sicora merupakan Pelayanan Terpadu e-Litigasi, e-Court dan Eraterang. Dimana masyarakat yang mencari keadilan atau hendak meminta pelayanan peradilan tidak perlu datang langsung ke pengadilan. Cukup diproses di tingkat kecamatan dan akan ada petugas yang datang menyelesaikannya. (ina/pai)

Komentar

News Feed