Minimalisir Sebaran Covid-19, Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Isolasi Total

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) AKHIRUSSANAH: Agar tidak mengganggu aktivitas santri maka dilockdown sampai besok.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Dalam rangka fokus ke perayaan haflatul imtihan dan menghindari kerumunan Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep melakukan pembatasan luar biasa. Kebijakan isolasi total itu dilakukan mulai hari Rabu-Kamis (7-8/7/2021). Dengan kebijakan itu diharapkan semua santri lebih fokus pada perayaan haflatul imtihan.

Ketua Pengurus PP Annuqayah KH. Moh. Naqib Hasan menyampaikan, isolasi total itu sebagai bentuk mencegah terjadinya kerumunan,  maka seluruh wali dan masyarakat diharapkan pengertian untuk tidak menghadiri pondok terlebih dahulu.

Bacaan Lainnya

“Bukan apa-apa, jadi untuk menjaga konsentrasi santri itu dan memfokuskan pada intern pesantren untuk sementara sampai besok pagi ditutup dulu, sampai jam 8,” kata Kiai Naqib, Rabu (7/7/2021).

Artinya masa perayaan haflatul imtihan bukan berarti terganggu dengan hadirnya para wali, akan tetapi di masa wabah Covid-19 ini, keputusan penutupan akses tamu sebagai bentuk ikhtiar dalam meminimalisir penyebaran wabah Covid-19.

Kiai Naqib menjelaskan, dalam perayaan haflatul imtihan kali ini hanya melibatkan keluarga besar dan guru-guru di Annuqayah, termasuk para penceramah lebih memilih menghadirkan dari  internal pondok.

Ditegaskan Kiai Naqib, pembatasan luar biasa  hanya diberlakukan hanya pas hari atau malam haflatul imtihan saja. Tetapi di luar itu maka akan ada pembatasan teknis saja.

“Setelah itu pembatasan biasa, sejak besok sampai waktu yang tidak ditentukan para pengunjung pesantren paling banyak 5 orang bagi santri baru dan tamu yang hendak mau nyabis,” imbuhnya.

Hari-hari biasa jika ingin berkunjung cukup hanya dua orang saja, dengan adanya batasan waktu yang tidak lama.

“Kalau ngirim ke santri harus 2 orang dan waktunya kami batasi 15 menit nanti,” pungkasnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *