Miris, 2.806 Peminjam Belum Kembalikan Buku ke Perpusda

  • Whatsapp
(KM/IMAM MAHDI) SIBUK : Masyarakat dan pegawai berkativitas di DPK Sumenep

Kabarmadura.id/Sumenep-Pengelolaan buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Sumenep amburadul. Sebab, peminjaman buku terkesan tidak terurus. Akibatnya, banyak buku-buku milik perpustakaan umum daerah masih belum dikembalikan. Dalam data DPK, tercatat 2.806 orang tidak mengembalikan buku hingga saat ini. (Selengakpanya lihat grafik)

Kepala DPK Kabupaten Sumenep Ahmad Masuni mengutarakan, saat ini pihaknya  sudah mulai melakukan terobosan agar buku tersebut dapat dikembalikan. Yakni, dengan cara mengirimi surat serta jika perlu memarani ke rumahnya. Sebab, alamat peminjam sudah tertera dalam data perpusda Sumenep.

“Kami sudah lakukan upaya terus-menurus mengenai peminjam yang labrak deadline pengembalian buku tersebut,” katanya Minggu (19/01/2020).

Dijelaskan, jumlah rata-rata pengunjung stiap harinya 89 orang, 1953 orang setiap bulannya, dan jumlah rata-rata peminjam sebanyak 79 orang atau 1.738 orang setiap bulannya. Jumlah rata-rata sirkulasi peminjam buku sebanyak 188 buku setiap harinya, sedangkan tiap bulannya sebanyak 3.465 buku, dan jumlah rata-rata buku yang dibaca 208 buku setiap harinya dan setiap bulannya sebanyak 4.565 buku.

“DPK Sumenep hanya bisa melakukan beberapa antisipasi agar buku di perpustakaan tidak kecolongan. Salah satunya dengan membubuhkan nomor induk keanggotaan (NIK) dalam kartu pemustaka,” ujarnya.

Masuni menjelaskan, buku yang dipinjam minimal 2 buku dengan jangka waktu 15 hari. Jika tidak dikembalikan maka akan ada teguran khusus agar tidak terulang kembali. Harapannya, semua buku yang dipinjam dapat dikembalikan sesuai batas waktu yang ditentukan.

“Kami terus berupaya melakukan sosialiasi pada masyarakat Sumenep agar disiplin waktu peminjaman,” pungkasnya. (imd/pai)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *