Misi Tingkatkan Mental Menuju Semifinal Piala Indonesia

  • Whatsapp
TARGET: Madura United bertekad melanjutkan tren positif yang diukirnya di Liga 1 2019.

Kabarmadura.id-Madura United bakal melakoni pekan keenam Liga 1 2019 dengan menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Madura Pamelingan (SGMP) Pamekasan, Kamis (4/7) malam. Tidak tanggung-tanggung. Greg Nwokolo dan kawan-kawan kembali ingin melanjutkan tren positif di kompetisi domestik Tanah Air ini.

Diketahui, tim yang berbasisi di Pulau Garam itu belum menelan kekalahan di Liga 1 musim ini, bersama Bali United FC, Tira-Persikabo, PSM Makassar, dan tim promosi PSS Sleman.

“Kami ingin terus kumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Kami harus menang nanti, apalagi main di rumah. Madura United sudah berada di jalur yang benar, kami harus lanjutkan itu, tidak boleh ada yang menghadang jalur kami di Liga,” ujar Pelatih kepala Madura United Dejan Antonic usai pimpin latihan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Selasa (2/7) sore.

Tantangan untuk  melanjutkan trend positif tersebut bukan perkara mudah. Calon lawan yang akan dihadapi adalah PSM Makassar, tim yang tercatat memiliki catatan positif dalam beberapa level pertandingan.

Khusus di level Liga 1, PSM adalah tim yang juga belum tersentuh kekalahan. Bahkan, pada pertandingan sebelumnya saat Madura United bersua PSM Makassar di ajang Piala Indonesia, Madura United harus menerima kenyataan takluk dengan skor 1-0.

“Semua pertandingan tidak ada yang mudah, level pertandingan yang harus  dijalani para pemain adalah pertandingan  tertinggi di sepakbola Indonesia. Mental bertanding sangat menentukan untuk menjadi pemenang, besok kami akan bermain di kandang sendiri dan mental tanding harus lebih unggul dimiliki Madura United karena bermain dengan dukungan supporter sendiri,”  ulas Dejan.

Misi untuk mendapatkan poin penuh dari PSM Makassar pada pertandingan besok, diakui Dejan juga dalam rangka meningkatkan  mental tanding para pemainnya dalam pertandingan  Leg 2 Semifinal Piala Indonesia.

“Bagus itu, anak-anak harus bisa merusak jalan PSM Makassar, agar berpengaruh terhadap mental pertandingan nanti yang tanggal 7 untuk pertandingan semifinal Piala Indonesia,” sambung Dejan.

Senada,  gelandang bertahan Asep Berlian yang ingin memanfaatkan laga Kamis ini sebagai ajang balas dendam. Sebab, dia menyaksikan sendiri kekalahan di Makassar dan dia tidak bisa bertanding pada leg kedua nanti, lantaran menjalani akumulasi kartu kuning.

“Saya Minggu katanya tidak bisa main, jadi, saya harus lebih all out, harus lebih kerja keras lagi untuk pertandingan yang Liga. Saya ingin membalas kekalahan di Makassar dengan kemenangan nanti di Liga ini, itu penting bagi tim untuk terus berada di jalur positif,” tutupnya. (idy/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *