Mitra PT Gudang Garam Minta Maaf di Polres Pamekasan, Mengaku Siap Ganti Kerugian Petani

Uncategorized211 views

KM.ID | PAMEKASAN –Ratusan warga yang mengaku sebagai petani tembakau melakukan unjuk rasa ke gudang pembelian mitra PT Gudang Garam di Jalan Raya Blumbungan, Sabtu (8/10/2022).

 

Mereka mengaku menemukan beberapa kecurangan berat timbangan per kemasan atau bal saat menjual ke gudang tersebut.

 

Saat ditimbang di rumah, berat bersih tembakau per kemasan tembus 52 kilogram, namun, sampai di gudang turun menjadi 47 kilogram.

 

“Ada yang tekor empat kilo, dan ada yang sampai lima kilo,” ungkap koordinator aksi unjuk rasa, Ahmad Subairi, Sabtu (8/10/2022).

 

Massa aksi unjuk rasa terus bertahan di gudang pembelian yang berada di bawah naungan PT Phraya Multi Sentosa tersebut hingga larut malam.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

 

Mereka meminta ganti rugi atas tekornya berat tembakau dalam setiap kemasan. Karena tidak menemukan jalan keluar, akhirnya, Minggu (9/10/2022), kedua belah pihak dimediasi di Polres Pamekasan.

 

Hasil mediasi, PT Phraya Multi Sentosa bersedia melakukan tiga hal. Pertama, meminta maaf atas perkara tersebut di depan media. Kedua, siap mengganti kerugian yang dialami petani.

 

Ketiga, siap menjalin kemitraan yang baik sehingga tidak terjadi hal-hal yang merugikan petani ke depan. Kesepakatan tersebut tertuang dalam surat bermaterai.

 

Ditandatangani oleh Ahmad Subairi selaku perwakilan petani yang melakukan unjuk rasa dan Agus Samodro Wandoyo, selaku perwakilan PT Phraya Multi Sentosa.

 

“Kita sepakat dengan para petani, para bandul, dan kita telah saling memaafkan, dan semoga ke depan, kita bisa lancar dan aman,” harap Agus.

 

Reporter: M. Arif

Redaktur: Ongky Arista UA

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *