MKKS Coba Buka Paradigma Baru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) KOMPAK: MKKS merupakan wadah untuk memaksimalkan fungsi pendidikan.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Para kepala sekolah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta di Sumenep memiliki wadah  untuk saling tukar informasi dan persatuan dengan nama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Sumenep.

Organisasi tersebut, sebagaimana disampaikan Ketua MKKS SMK Swasta Sumenep, Asis Wahyudi selain menjadi sarana silaturahmi, juga menjadi sarana penguatan lembaga pendidikan SMK dalam merespon perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Termasuk, upaya untuk meningkatkan keahlian lulusan SMK di Sumenep.

Bacaan Lainnya

Diakui Asis, paradigma pendidikan diera sekarang mengharuskan adanya perubahan fungsi dan peran kepala sekolah. Kepala sekolah tidak lagi hanya melakukan kebijakan-kebijakan yang bersifat sentralistik, tetapi juga bergerak ke arah desentralistik dan manajemen partisipatif.

Dia melanjutkan, kepala sekolah tidak lagi bekerja secara individual yang cerdas tetapi juga harus bekerja secara team work yang cerdas.Pergeseran fungsi dan peran kepala sekolah dalam mengelola sekolah mengharuskan adanya tuntutan kepala sekolah yang aktif, kreatif, dan inovatif.

“Dengan kata lain, kepala sekolah dituntut harus proaktif dan mampu melakukan perubahan-perubahan di sekolah yang mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Tuntutan ini merupakan implikasi dari penerapan konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS),” katanya, Minggu (29/11/2020).

Kepala SMK Mambaul Ulum Guluk-Guluk itu mengatakan, melalui MKKS yang merupakan wadah asosiasi atau perkumpulan kepala sekolah, berfungsi sebagai sarana untuk saling berkomunikasi, belajar, bertukar pikiran dan pengalaman antar lembaga, dalam rangka peningkatan kinerja kepala sekolah sebagai ujung tombak terjadinya perubahan di sekolah.

Selain itu juga bertujuan mengembangkan dinamika sekolah agar lebih kreatif dan inovatif dalam menyelenggarakan program-program pendidikan di sekolah.

“Mengembangkan kultur sekolah yang kondusif dan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM),” imbuhnya.

Pria yang juga aktif mengajar di SMA 1 Annuqayah Guluk-Guluk itu juga memaparkan, peran MKKS salah satunya juga mengakomodasi aspirasi dari, oleh dan untuk kepala sekolah, aspirasi masyarakat(stakeholder), melakukan refleksi diri kearah pembentukan karakteristik kepemimpinan Kepala Sekolah yang kuat dan efektif, membina Operator di tingkat Sumenep, dan yang lainya.

Tentunya peran itu tercapai dengan berkolaborasi dan bekerjasama positif dengan berbagai instansi terkait diantaranya perguruan tinggi, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), dewan pendidikan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dunia Usaha, Dunia Industri (DUDI), dan stakeholder lainnya.

“Harapan MKKS SMKS kedepan bagaimana dunia pendidikan di Indonesia ini betul-betul memperhatikan lulusan SMK untuk mengisi dunia usaha dan dunia kerja, karena siswa SMK digembleng untuk bekerja dan berwirausaha,” pungkasnya. (ara/bri)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *