Mobdin DPRD Sampang Terendus Digelapkan

  • Whatsapp
TAK KEMBALI: Sekertariat DPRD Kabupaten Sampang mencatat terdapat sebanyak tiga unit mobil dinas (mobdin) dewan urang dikembalikan.

Kabarmadura.id – Proses pengembalian puluhan mobil dinas (mobdin) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabuaten Sampang, sejatinya harus tuntas pada tahun 2017 lalu. Namun nyatanya, hingga saat ini masih terdapat tiga unit mobdin yang belum dikembalikan. Akibatnya, sejumlah mobdin tersebut kuat dugaan digelapkan.

Pengembalian mobdin anggota dewan itu, sebagaimana amanat Peraturan Pemerintah (PP) No 18 tahun 2017 yang mengganti fasilitas mobil dengan tunjangan tranportasi yang akan diterima para wakil rakyat. Sayangnya, hingga saat ini masih ada sebagian anggota dewan yang belum mengembalikan mobdin itu.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun Kabar Madura, jumlah mobdin wakil rakyat dan sekretariat DPRD Sampang berjumlah 30 unit, sedangkan mobdin dewan yang harus dikembalikan hanya 20 unit, dengan rincian mobil panther  9 unit, pajero 1 unit,  X-trail 3 unit, kijang lg-X 2 unit,  dan Innova 5 unit.

Sedangkan 10 unit mobdin lainnya, yakni mobil jenis Camry 1 unit yang dipakai ketua DPRD, X-trail 3 unit dipakai wakil DPRD sebanyak tiga orang, dan 6 unit ada di sekretriat, dengan rincian jenisnya, avanza 1 unit, ertiga 2 unit, innova 1 unit, dan mini bus 2 unit.

Sekertaris DPRD (Sekwan) Kabupaten Sampang Moh Anwar berujar, proses pengembalian mobdin anggota wakil rakyat tidak berjalan mulus. Pasalnya hingga saat ini masih terdapat tiga unit kendaraan tak kunjung dikembalikan atau diserahkan pada sekertariat. Pihaknya mengaku sudah berkali-kali melayangkan surat pemberitahuan, namun tidak direspon dengan baik.

Kata Anwar, kendaraan yang belum dikembalikan itu, terdiri dari kendaraan jenis innova sebanyak dua unit dan panter satu unit. Kendaraan dimaksud, dipegang oleh ketua komisi I DPRD Sampang atas naman Aulia Rahman dan anggota komisi IV atas nama Maniri.

“Sampai saat ini, masih ada tiga unit mobdin anggota DPRD belum dikembalikan, sehingga pemberian tunjangan transport kapada wakil rakyat yang belum mengembalikan ini dipending sampai kendaraan dikembalikan sesuai amanat PP 18/2017 tentang tunjangan trasportasi Rp8,6 juta,” kata Anwar saat dikonfirmasi Kabar Madura. Selasa (4/9).

Untuk itu, Anwar menegaskan, proses pengembalian mobdin anggota DPRD itu, harus tuntas dalam waktu dekat ini. Pasalnya pihaknya mengaku sudah melangkan surat kepada yang bersangkutan untuk segera mengembalikan dan mendapat respon dari yang bersangkutan.

“Kemungkinan dalam waktu dekat ini, tiga unit kendaraan ini sudah kembalikan, dan segera diserahkan kepada bagian aset untuk dilakukan inventarisir,”terangnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aset Badan Pendapatan, Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (BP2KAD) Sampang, Bambang Indra Basuki mengatakan, mobdin anggota dewan yang sudah resmi diserahkan ke instansinya baru sekitar 17 unit. Untuk itu, pihaknya berharap semua mobdin itu, harus segara dikembalikan.

“Mobdin hasil pengembalin dari sekertariat DPRD ini diserahkan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang memutuhkan,”singkatnya. (sub/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *