Mobil Keliling Samsat Bangkalan Disorot

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERKERUMUN: Warga saat mengantri untuk membayar pajak di mobil pelayanan samsat keliling di area Alun-alun Bangkalan, kemarin.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN  – Pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui pelayanan mobil sistem administrasi manunggal satu atap (Samsat) keliling menjadi sorotan publik. Pasalnya, mobil tersebut menjadi pusat kerumunan, bahkan kurang memperhatikan protokol kesehatan.

Kondisi pengunjung semakin membludak. Hal tersebut dipicu setelah adanya libur panjang pasca natal dan tahun baru. Sehingga diperkirakan ada ratusan orang yang mengantri untuk membayar pajak. Tetapi lantaran membludak, para warga yang hendak membayar pajak malah tidak menerapkan jaga jarak antara satu sama lainnya.

Bacaan Lainnya

Salah satu pembayar pajak Husni Amsori mengeluhkan, dirinya terpaksa mengurungkan niatnya untuk membayar pajak di mobil samsat keliling tersebut. Sebab menurutnya antriannya terlalu banyak dan tidak ada pembatasan jarak. ”Tidak jaga jarak, dan kerumunannya sebanyak itu, makanya saya pulang dan akan kembali besok, karena waswas,” jelasnya.

Kata Husni, membludaknya antrian sebenarnya juga sudah diprediksi, sebab sebelumnya sudah libur selama kurang lebih Lima hari. Jadi warga yang sebelumnya ingun bayar, menumpuk sekarang. Kata Husni, biasanya pembayaran dijaga oleh kepolisian, tetapi mungkin karena tidak bisa dibendung, akhirnya seperti dibiarkan saja. ”Biasanya dijaga oleh petugas, tapi hari ini sepetinya tidak, saya tidak melihatnya,” ungkapnya.

Kepala Pengolahan Data Pelayanan Perpajakan (PDPP) Samsat Bangkalan Hari Purnomo menjelaskan, pembayaran pajak yang disediakan melalui layanan mobil samsat keliling sudah disediakan petugas kepolisian, agar tidak ada kerumunan.

”Ada petugas dari kepolisian biasanya yang akan mengatur jaraknya, dan hari ini pun ada,” jelasnya.

Membludaknya pembayaran pajak memang disebabkan oleh libur natal dan tahun baru. Sehingga menumpuk di hari pertama aktif awal bulan di tahun 2021. Pihaknya juga memaklumi adanya lonjakan dan banyaknya pembayaran pajak tersebut. ”Iya memang sangat banyak, tapi sudah diimbau agar menggunakan masker semua,” pungkasnya. (km59/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *