Momentum Dies Natalis ke-10, Poltera Segera Kembangkan Kerja Sama Internasional

Uncategorized13 Dilihat

KABARMADURA.ID  | SAMPANGPoliteknik Negeri Madura (Poltera) kini genap berusia 10 tahun. Selama dasawarsa tersebut, kampus negeri yang berorientasi pada teknologi maritim dan pelayaran itu telah mengalami beberapa pencapaian. Salah satunya, kini telah terakreditasi sangat baik.

Sidang terbuka senat Poltera dalam acara Dies Natalis ke-10 itu digelar pada Senin (14/11/2022). Acara itu semakin meriah dengan menghadirkan tokoh inspiratif Madura, Prof. Dr. Achsanul Qosasi. Dia dihadirkan untuk memberikan orasi ilmiah kepada mahasiswa Poltera.

Direktur Poltera Dr. Arman Jaya menyebut, Prof AQ (panggilan akrab Prof. Achsanul Qosasi) sebagai tokoh Madura yang dibanggakan. Sebab itu, dia dihadirkan untuk mewariskan ilmu dan pengalamannya. Di akhir kegiatan, Dr. Arman memberikan cinderamata kepada Prof. AQ.

“Beliau ini putra KH. Bahaudin. Beliau idola saya mulai dari SMA sampai sekarang. Saya tertarik dengan ilmu beliau yaitu tentang kristologinya,” ucapnya, Senin (14/11/2022).

Baca Juga :  Nelayan Mengeluh, Kenaikan BBM Tidak Sebanding dengan Hasil Tangkapan

Selanjutnya, Dr. Arman menyampaikan, selama satu dekade Poltera berkiprah untuk Madura. Dulu yang hanya memiliki empat program studi (prodi), kini Poltera telah membuka 8 prodi. Untuk itu, Poltera memiliki jargon; The Light of Brighter Future.

Tidak hanya itu, prestasi mahasiswanya juga cukup membanggakan. Tidak hanya sekali Poltera meraih juara di tingkat nasional dalam berbagai perlombaan. Pesaingnya adalah universitas negeri maju di Indonesia. Karena itu, selanjutnya Poltera menarget prestasi di kancah internasional.

“Walaupun Poltera bergerak di bidang teknik, tetapi kami mampu berprestasi di bidang fotografi dan perfilman,” ungkapnya.

Dalam acara sidang terbuka senat Poltera itu juga di-launching single lagu Poltera yang dibawakan oleh beberapa mahasiswa berprestasi Poltera. Kemudian, di sela-sela kegiatan, Dr. Arman memberikan penghargaan kepada dua dosen peraih penghargaan penelitian terbaik.

Dr. Arman menegaskan, hadirnya Poltera di Kabupaten Sampang diharapkan mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Bahari. Sebab, Kabupaten Sampang selama ini memiliki predikat IPM terendah di Jawa Timur.

Baca Juga :  Gedung Sekolah Dibiarkan Roboh karena Sengketa Lahan

Sumber daya manusia (SDM) Poltera sendiri, lanjut Dr. Arman, telah mengalami peningkatan. Saat ini, dari 120 pegawai yang ada, 70 orang di antaranya merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Ke depan, Poltera akan membangun relasi hingga ke tingkat internasional.

“Kerja sama dengan pihak di luar negeri ada, tapi tidak sebanyak yang di dalam negeri. Ke depan akan kami tingkatkan kerja sama internasional,” pungkasnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *