MTQ Jatim XXIX di Pamekasan Akan Dilayani PCC, Nakes Bersiaga di Setiap Venue

  • Whatsapp
SIAGA PENUH: Pemkab Pamekasan sudah membuat strategi khusus dalam penanganan kesehatan bagi para peserta MTQ Jatim XXIX di Pamekasan pada 2 hingga 11 November 2021 nanti. 

F MTQ

KM/KHOYRUL UMAM SYARIF

Optimalkan PCC, Siagakan Nakes di Setiap Venue

PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan sudah merampungkan 80 persen persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Jawa Timur XXIX.

Pada kegiatan yang akan berlangsung pada 2 hingga 11 November 2021 tersebut, sudah memiliki persiapan khusus di bidang kesehatan. Selain tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat, setiap venue akan disiagakan satu tenaga kesehatan (nakes) untuk memberi pelayanan kesehatan. 

Akumulasi persiapan hingga 80 persen itu diakui Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan Halifaturrahman. Persiapan yang nyaris matang itu antara lain ketersediaan venue untuk setiap cabang lomba, tempat penginapan yang sudah dipesan setiap delegasi kabupaten/kota, kepanitian kabupaten yang sudah terbentuk, terbentuknya pembantu panitera dan master of ceremony (MC).

Termasuk sudah dilakukan rapat koordinasi dengan kabupaten/kota se-Jawa Timur (Jatim), guna memastikan rentetan pelaksanaannya bisa berjalan dengan lancar. Bahkan dari 38 kabupaten/kota di Jatim, semuanya menyatakan terlibat. Dari keterlibatan itu, Pemkab Pamekasan mencatat sudah ada 1.788 pendaftar lomba.

“Kami berharap keterlibatan banyak pihak, bahwa MTQ ini bukan hanya milik atau program yang  dilaksanakan oleh pemerintah, tapi ini milik masyarakat Pamekasan, karenanya kami mengharap masyarakat Pamekasan menyambut dengan gembira pada pelaksanaanya nanti,” paparnya, Selasa (5/10/2021). 

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan  dr. Achmad Marzuki mengatakan, penerapan protkes menjadi hal yang utama dalam pelaksanaan  MTQ  XXIX. Sebab pelaksanaannya masih dalam situasi Covid-19.

Dalam protkes itu, berbagai skenario penerapannya sudah dirancang, yaitu menggerakkan Pamekasan Call Care (PCC) selama 24 jam. PCC juga untuk mengantisipasi penanganan pelayanan kesehatan secara mendesak. Di setiap penginapan peserta akan ditempel  nomor PCC.

“Nanti PCC akan menggerakan tenaga kesehatan yang telah ditunjuk untuk menjemput, apabila ada yang perlu dirujuk kepada fasilitas kesehatan, dan apabila ada suspek Covid-19, kami tindak lanjuti sesuai prokes,” urainya. 

Pihaknya juga merencanakan akan melakukan swab antigen kepada peserta lomba MTQ  XXIX paling lama 1 kali dalam 3 hari, sehingga bisa dipastikan selama 10 hari mengikuti lomba benar-benar aman dari Covid-19. Swab juga akan dilakukan sebelum pulang dari Pamekasan, untuk memastikan pulang dari Pamekasan tidak membawa Covid-19.

Reporter: Khoyrul  Umam Syarif 

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *