MTQ Tingkat Pamekasan sebagai Ajang Mencari Bibit Unggul Baru

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TARGET INTERNASIONAL: Kabag Kesra Setkab Pamekasan Khalifaturrahman bersama Forkopimda Pamekasan saat pembukaan MTQ ke-29, Selasa (11/8/2020).

Kabarmadura.id/Pamekasan-Setelah resmi dibuka Wakil Bupati Pamekasan Raja’e di Lapangan Nagara Bhakti Mandhapa Agung Ronggosukowati Pamekasan, Selasa (11/8/2020), tercatat ada 440 peserta Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-29 tingkat Kabupaten Pamekasan.

Penilaiannya dipastikan sangat profesional, karena sekaligus mematangkan persiapan Pamekasan sebagai tuan rumah pada ajang MTQ tingkat Jawa Timur (Jatim) pada tahun 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

Kepala Bagian Kesra (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan Khalifaturrahman mengatakan, seleksi tingkat kabupaten yang digelar saat ini, dalam rangka mencari bibit unggul baru di bidang tilawatil qur’an. Terlebih Pamekasan berstatus sebagai tuan rumah.

Selain itu, juaranya akan disiapkan sebagai duta Pamekasan dalam MTQ tingkat Jatim tahun 2021 mendatang, termasuk juga untuk pencapaian juara tingkat nasional dan internasional.

Pada kesempatan tersebut, juga dikukuhkan para dewan hakim dan panitera untuk MTQ ke-29 tingkat kabupaten, yang diharapkan bekerja secara profesional.

MTQ tersebut terbagi menjadi 10 kategori lomba, yakni tilawah, tartil, hifdzil qur’an, qira’at murottal dan mujawwad, fahmil qur’an, syahril qur’an, khat Alqu’ran dan makalah ilmiah Al-qur’an. Dari semua kategori itu, masing-masing akan diambil 3 terbaik.

“Dari berbagai kategori, ada kelompok anak-anak, remaja dan dewasa dengan jumlah peserta 440, jadi kami ambil 3 terbaik dari masing-masing kategori lomba,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan Totok Hartono menyampaikan, dasar  pelaksanaan MTQ ke 29 itu, sebagai salah satu media untuk mensyiarkan agama Allah, sekaligus sebagai upaya penguatan nilai-nilai Alquran bagi umat Islam di Bumi Ratu Pamellingan.

“Diharapkan akan lahir generasi muslim yang tidak hanya cinta kepada Alquran, tetapi juga memiliki kemauan kuat untuk mengamalkannya, sehingga dapat melahirkan generasi quran yang beriman dan bertaqwa serta berakhlaqul karimah,” ungkapnya saat menyampaikan sambutannya. (rul/waw/*) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *