oleh

Mubazir, Puluhan Kendaraan Pemkab Dibiarkan Rusak

Kabarmadura.id/Sumenep-Puluhan kendaraan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep saat ini dibiarkan rusak di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing. Sebab, kondisi kendaraan semakin hancur dan tidak terawat. Sebagian di antaranya ban kempes,  bahkan, beberapa suku cadangnya hilang.

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Rudi Yuyianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset Sumenep Imam Hidayat mengatakan, pihaknya masih menunggu dari Kantor Pelayanan kekayaan negara dan lelang (KPKNL).

Dirinya mengakui, bahwa  semua OPD sudah mengajukan pada BPPKAD dan yang siap dilelang ada 29 mobil dan motor .Rinciannya, kendaraan roda 4 sebanyak 10 unit dan 19 unit kendaraan roda 2 dari OPD Dishub, Disnektrans, Kesbangpol, Bappeda, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP, Dinas Kesehatan, Satpol PP.

“Jikalau sudah ada surat edaran dari KPKNL atau KPKNL sudah siap turun untuk menilai maka akan dilelang,” ujarnya.

Pelelangan nantinya akan ditimbang berdasarakan beratnya, jika kendaraan roda 4 diperkirakan 3 juta hingga 3,5juta. kalau kendaraan roda dua antara 700 ribu tergantung kualitas barangnya. “Pelelangan nantinya diperkirakan berat dan kualitas barangnya,” paparnya.

Dijelaskan, jika mau dilelang maka pihak KPKNL menuju OPD itu. Namun, tetap dalam koridor yakni, melaui BPPKAD Sumenep dan yang masuk kategori kendaraan tua itu jika sudah umur 10 tahun. Intinya, “Kami masih menunggu KPKNL,” ujarnya.

Hasil dana lelang akan masuk kekas daerah (kasda). Dia menjelaskan, pada mekanisme lelang aset daerah berbeda dengan proses lelang proyek. Salah satunya proses tawar menawar dilakukan langsung. Barang yang hendak dilelang terlebih dahulu harus dilakukan penghapusan dari aset pemerintah.”Lelang dilakukan sangat terbuka, penawar yang tertinggi itulah yang didapatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, semua kendaraan milik pemkab yang sudah tidak layak pakai harus segera dilelang. Sebab, jika tidak disegerakan terkesan mubazir.

“Jika dilelangkan dapat kas daerah nantinya bertamabahkan,” ujarnya.

Dia meminta keberadaan aset milik negara di Sumenep diawasi. Menurut dia, masih banyak aset yang digunakan tidak wajar seperti dilingkungan pemkab masih banyak yang mubazir.

“Seluruh OPD sepenuhnya mengarahkan pada bagian aset. Dengan demikian, seluruh kendaraan itu menjadi tanggungjawab bagian aset,” pungkasnya. (imd/pai)

Komentar

News Feed