MUFA Jadi Penguat Asa Bela Tim Senior Madura United

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ SYAHID MUJTAHIDY) TEKAD: Gelandang asal Pamekasan Feb Ramzi Irawan yang mengimpikan bisa bemain di Madura United.

Kabarmadura.id-Hadirnya Madura United Football Academy (MUFA) memberikan harapan besar bagi talenta muda Madura. Yakni, untuk menjadi pemain profesional.

Ditambah lagi, MUFA menerapkan sistem penyaringan khusus putra daerah untuk memperkuat Madura United U16 dan U18. Selain itu, tim itu 100 persen asal Madura. Berbeda dengan Madura United U20 yang sudah tercatat sebagai tim semi-profesional.

Bacaan Lainnya

Gelandang asal Jalan Teja Nomor 68 Pamekasan Feby Ramzy Wirawan menyimpan impian untuk dapat bermain bersama Greg Nwokolo dan kolega. Tak ayal, dia masuk MUFA.

“Keinginannya, saya bisa bermain untuk tim senior, bisa mengikuti kakak-kakak yang di Madura United U20 sudah bisa berada di Tim Senior,” tutur Feby kepada Kabar Madura, Selasa (16/6/2020) pagi.

Feby meniti karir di MUFA dengan masuk Madura United U16 pada musim 2018. Dia masuk sebagai punggawa Madura United U16 yang mengikuti Festival Filanesia Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U16 2018 di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

Setahun kemudian, siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Pamekasan ini sudah masuk skuad Madura United U18 hingga musim ini. Namun, di tahun 2020 masuh belum berlanjut lantaran wabah Covid-19.

Putra Pelatih Madura United U18 Rahmad Baisuki itu sudah pasang ancang-ancang bisa bermain untuk Madura United U18. Misinya, agar bisa dilirik Tim Senior, seperti dua pemain asal Pamekasan Dhimas Bagus Pangestu dan Moh. Syafiir Ridoni, serta pemain asal Bangkalan Fawaid Ansory.

Begitu juga dengan penyerang sayap keturunan Madura Moch Kevy Syahertian yang tidak sebatas promosi ke Tim Senior, namun sudah mampu mencetak dua gol saat Tour Malaysia ke gawang Terengganu FC Malaysia dan ke gawang Persik Kediri di Piala Gubernur Jawa Timur 2020.

“Saya harus lebih giat lagi latihan, harus terus membuktikan. Lebih-lebih saya bisa masuk Timnas Indonesia U19 mungkin bisa lebih baik untuk lebih cepat naik ke Tim Senior,” tutup talenta muda kelahiran Pamekasan, 4 Februari 2002 ini. (idy/nam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *