Muncul Banyak Perumahan di Pamekasan, Hanya Dua yang Serahkan Fasum ke Pemerintah

(FOTO: KM/ALI WAFA) BELUM DISERAHKAN: Beberapa pengembang perumahan belum menyerahkan fasum kepada Pemkab Pamekasan.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Wilayah Pamekasan dewasa ini mulai banyak dihiasi perumahan. Namun hanya sedikit pengembang perumahan yang menyerahkan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) atau fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) kepada pemerintah setempat.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman(DPKP) Pamekasan Muharram mengungkapkan, hanya dua pengembang yang telah menyerahkan Fasum kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Dua itu adalah pengembang perumahan Citra Indah Al-Muna dan perumahan Royal Nyalaran.

Muharram merinci, di Pamekasan ada 20 perumahan. Sebagian besar masih dalam tahap pembangunan. Enam di antaranya telah rampung pembangunan, namun hanya dua yang menyerahkan fasum kepada Pemkab Pamekasan. 

Yang sudah selesai dibangun namun belum menyerahkan fasum yaitu perumahan Samatan Asri, Royal 1, Royal 2 dan Bani Residence.

“Memang ada beberapa fasum yang diserahkan, tapi tidak diserahkan secara utuh. Jadi PSU yang sudah terbangun yang diserahkan,” ujar Muharram.

Dia mengatakan, beberapa pengembang belum menyerahkan fasum lantaran syarat belum terpenuhi. Beberapa perumahan belum memiliki surat pelepasan hak atas tanah. Surat itu dikeluarkan oleh notaris. beberapa lainnya belum memiliki sertifikat PSU, sertifikat tersebut dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Kendala dari pengembang hanya itu, karena sertifikat itu belum keluar, tapi sudah diurus,” terang Muharram.

Muharram mengaku akan mendorong para pengembang untuk segera menyerahkan fasum. Sebab pihaknya didesak oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera merampungkan penyerahan fasum. Hal itu menurutnya penting untuk penganggaran pembangunan PSU.

“Supaya kalau ada kerusakan fasum bisa ditangani pemkab,” ucap Muharram.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Tinggalkan Balasan