Muncul Dua Nama, Hasil Tes Wawancara Bupati Sumenep Untuk Pimpin Perusahaan Sumekar Line

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) POSITIF: Dua nama lolos seleksi setelah melalui proses wawancara dengan Bupati Sumenep A. Busryo Karim sebagai Direksi PT Sumekar Line.

KABARMADURA.ID, Sumenep – Seleksi untuk menentukan sosok direksi PT. Sumekar Line mulai menemukan kejelasan. Kondisi itu, setelah Bupati Sumenep, A. Busyro Karim menyelesaikan sesi wawancara dengan para calon untuk menentukan pimpinan direksi PT. Sumekar Line.

Hasilnya, muncul dua nama yakni Syaiful Bahri sebagai direktur utama dan Imam Molyadi sebagai wakil direktur. Hal ini diungkapkan, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi PT Sumekar Kabupaten Sumenep, Moh. Herman Poernomo, Senin (09/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dua orang tersebut merupakan orang pilihan yang akan memimpin PT sumekar kedepan. Sedangkan untuk menunjukkan kesakralannya sebagai Direksi PT. Sumekar Line akan dilakukan pelantikan.

“Sebentar lagi akan dilakukan pelantikan, tergantung PT Sumekar menjadwalkannya,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, ada lima kandidat direksi PT Sumekar Line berebut kursi. Ketentuan itu sesuai Permendagri nomor 37,  dari hasil uji kelayakan dan kepatutan (UKK) harus menyeleksi maksimal lima orang dan minimal tiga orang untuk ikut tes wawancara.

Dari lima kandidat tersebut diseleksi hingga muncul dua kandidat.  Berikut nama- nama yang tidak lolos, Ahmad, Asrawiadi dan Hidayaturrahman. “Jadi, kami ambil yang maksimal. Sebab, kelimanya sama-sama sebagai kandidat kuat,” paparnya.

Dia mengatakan, hasil penilaian dipastikan, hasil dari kemampuan masing-masing kandidat. Tanpa, adanya kepentingan politis, atau pilih kasih. Sehingga, yang terpilih nantinya benar-benar orang yang mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam memanajemen perusahan PT Sumekar.

“Nilainya, akan dipampang. Sehingga, tak ada lagi yang menggugat. Sebab, hal tersebut merupakan hasil murni nantinya,” tandasnya.

Menurutnya, sebagai Direksi badan usaha milik daerah (BUMD) PT. Sumekar Line memerlukan figur-figur manajer yang memiliki jiwa bisnis, dan tanggung jawab penuh terhadap kemajuan perusahaan.

Sehingga perusahaan milik daerah itu, akan mampu berkreasi dan berinovasi dalam rangka peningkatan kapasitas perusahaan menuju pengelolaan yang profesional. “Semoga PT. Sumekar dipimpin oleh orang yang benar-benar berkualitas dan murni karena untuk mengabdi,” tuturnya.  (imd/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *