Muscab PPP IX Jadi Momentum Besarkan Partai, Ketua DPC: Titik Awal Songsong Pileg dan Pilkada

(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) SUKSES: DPC PPP Pamekasan laksanakan muscab IX untuk kepentingan membesarkan partai.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan menyelenggarakan musyawarah cabang (Muscab) IX di Hotel Cahaya Berlian, Senin (6/12/21) di Hotel Cahaya Berlian Pamekasan.

Agenda lima tahunan tersebut bertujuan untuk membesarkan partai melalui perubahan struktural pada kepengurusan DPC PPP Pamekasan. Hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP yang diwakili oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Idy Muzayyad, pengurus DPW Jatim Mujahid Ansori, seluruh pengurus DPC PPP Pamekasan, Ketua Pengurus Anak Cabang  (PAC), Pengurus Ranting (PRT) dan Badan Otonom PPP.

Menurut Ketua Panitia Raden Panji (RP) Wazirul Jihad, pelaksanaan Muscab IX sudah diatur oleh anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai untuk menghasilkan pemilihan formatur dan menetapkan pengurus baru. “Muscab ini harus sukses, tidak ada hal-hal yang kurang baik,” paparnya.

Sementara itu,  Ketua DPC PPP Pamekasan Halili Yasin menegaskan, agenda besar dalam Muscab IX merupakan titik awal dalam melakukan berbagai persiapan untuk menyambut pemilihan legislatif dan pemilihan kepala daerah mendatang. Sebab, ia menargetkan pada pemilihan yang akan datang mendapatkan minimal 14 kursi legislatif dan bupati.

“Artinya untuk menuju sukses pemilu, harus dipersiapkan sejak sekarang, dan momentum Muscab sebagai titik awal bagi kami. Mulai dari penataan organisasi dan konsolidasi, nantinya semuanya akan digerakan, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing,” ulas Halili..

Terpisah, Wasekjed DPP PPP  Idy Muzayyad meminta dalam pelaksanaan Muscab tidak ada konflik yang berkepanjangan, melainkan dimusyawarahkan dengan mufakat. Sebab menurutnya, kepentingan besarnya yaitu membesarkan partai dengan persatuan. Sehingga pada pemilu tahun 2024 menjadi partai pemenang.

“Semoga Muscab ini bisa berjalan dengan kondusif. Kalau ada dinamika, misalnya, perbedaan pendapat terkait dengan formatur, jangan sampai menimbulkan friksi. Tolong masing-masing formatur agar memiliki kepedulian yang sama, bahwa kepengurusan ke depan itu harus lebih baik, yang dihasilkan oleh proses yang baik,” ungkap Idy.

Reporter Khoyrul Umam Syarif  

 

Tinggalkan Balasan