Musim Tembakau, Abaikan Pengajuan Bantuan Benih

  • Whatsapp
KM/ Razin TRANSISI: Petani mulai pindah tanam, asalnya jagung ke tembakau.

Kabarmadura.id/Sumenep-Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DPTPHP) Kabupaten Sumenep menyebutkan, pada tahun 2019 ini belum ada petani yang mengajukan bantuan benih jagung dan padi, padahal persiapan musim depan atau tahun 2020 harus segera diajukan.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura DPTPHP Kabupaten Sumenep Habe Hajat menjelaskan, untuk pengajuan bantuan benih padi dan jagung, petani belum ada yang mengajukan.

“Untuk yang thun 2019 masih belum, kan harus mengajukan sekarang, sehingga nanti semua bisa dapat nanti bantuannya,” katanya Rabu  (10/7).

Sementara untuk realisasi yang tahun ini, yaitu hasil pengajuan dari tahun lalu pihaknya mengaku telah maksimal yaitu dari jumlah bantuan 2.900 hektare sudah terialisasi 2.820 hektare itu sudah tersebar di 12 kecamatan, sisanya tinggal 80 hektare akan direalisasikan musim mendatang.

Selain itu Habe menjelaskan, bantuan benih ini sistemnya e-katalog. Jadi kapanpun dibutuhkan dapat segera tersalurkan, tergantung pengajuannya. Karena program bantuan benih ini penyediaannya memang dari pemerintah Jawa Timur, sedangkan pihaknya hanya dapat membantu pengajuannya saja.

“Tetapi untuk tahun ini sudah hampir terealisasi semua, tinggal sedikit saja, dan itu masih nunggu pengajuan kelompok yang membutuhkan. Tentunya untuk bulan ini juga bantuan tersebut bisa diakses,” imbuhnya.

Sementara salah seorang petani menyampaikan, petani tetap butuh bantuan benih dari pemerintah, tetapi dirinya masih disibukkan dengan tembakaunya.

“Masih belum memikirkan jagung, fokus ke tembakau dulu,” katanya. (km48/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *