Musrenbang, Pemkab Sampang Percepat Pembangunan, Selaraskan dengan Program Nasional 

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) KOMITMEN : Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi melakukan proses penandatangan hasil laporan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) pada musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kabupaten (Musrenbangkab), di Pendopo Trunojoyo, Sampang. 

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, mencanangkan percepatan pembangunan yang lebih strategis di tahun depan. Rencana itu, merupakan hasil musyawarah perencanaan pembangunan di tingkat kabupaten (Musrenbangkab) di Pendopo Trunojoyo, Rabu (24/3/2021).

Kegiatan yang dimotori oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sampang itu, membahas rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Sampang tahun 2022. Pembahasan tingkat kabupaten digelar, setelah Musrenbang di tingkat kecamatan tuntas dilaksanakan.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan itu, sebagai penyampaian laporan perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Sampang tahun 2019-2024. Sehingga, perencanaan pembangunan tahun depan ditargetkan meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Ditargetkan, pemerintah menambah percepatan dari berbagai aspek.

Pada pembahasan Musrenbangkab, terdapat 13 proyek dengan nilai investasi sekitar Rp7,5 triliun. Seperti pembangunan Jalan Lintas Selatan Madura ruas Sreseh-Pangarengan (Srepang), dan pembangunan Floodway kali Kemuning yang dianggarkan puluhan miliar. Termasuk, sejumlah megaproyek lain yang direalisasikan di Sampang.

RPJMD di Sampang disesuaikan dengan arahan presiden RI. Bahwa, pembangunan harus mencakup lima aspek. Meliputi, pembangunan sumber daya manusia (SDM), pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi.

Sedangkan untuk fokus RPJMD Kabupaten Sampang 2022 terdapat tujuh program prioritas. Masing-masing, pengembangan sektor unggulan (jasa pendidikan), sektor potensial (pertanian, kehutanan, dan perikanan, pertambangan dan penggalian, administrasi pemerintahan, pertanahan dan jaminan sosial wajib).

Prioritas selanjutnya, peningkatan aksesibilitas dan konektivitas, peningkatan akses layanan Infrastruktur dasar (Air minum, sanitasi dan hunian layak). Termasuk, peningkatan kualitas SDM dan pelayanan kesehatan, mitigasi dan kesiapsiagaan bencana (banjir Kali Kemuning), dan peningkatan kerjasama antar daerah.

Kepala Bappelitbangda Sampang, Umi Hanik Laila melalui Sekretaris Bappelitbangda Sampang, Abdul Rachman mengatakan, salah satu tujuannya untuk menindaklanjuti hasil Musrenbang tingkat kecamatan. Menurutnya, inti dari program adalah percepatan pembangunan secara merata.

“Program kami sudah disesuaikan dengan arahan pemerintah pusat dan provinsi. Sehingga kami mempunyai program prioritas yang searah dengan tujuan pembangunan Nasional,” ucapnya.

Sementara Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi mengungkapkan, setiap tahun percepatan pembangunan akan dilakukan. Tentunya, dengan menyelaraskan tujuan pembangunan secara Nasional. Sehingga, dilakukan program prioritas yang menjadi arah pembangunan di Sampang tahun 2022 hingga tahun 2024 nanti.

“Semua program prioritas kami mengarah pada kesejahteraan masyarakat. Dengan berbagai aspek yang berkaitan langsung dengan masyarakat,” responnya.

Di menambahkan, fokus pembangunan adalah percepatan infrastruktur, peningkatan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat secara langsung. Anggaran pemerintah ditargetkan akan terus naik melalui pendapatan asli daerah (PAD). Sehingga, percepatan pembangunan makin optimal. (man/ito/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *